BPBK Aceh Jaya Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya telah mengambil langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Tuwie Kareung Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya.
Penyaluran Air Bersih
Kepala BPBK Aceh Jaya, AG Suhadi, mengungkapkan bahwa dua unit armada telah dikerahkan untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Inisiatif ini dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih yang dialami oleh sebagian masyarakat akibat kekeringan.
AG Suhadi menambahkan bahwa Daerah Pasie Raya dan Teunom merupakan dua desa yang terdampak kekeringan, dimana kelangkaan air bersih menjadi permasalahan yang serius. Hal ini juga dipengaruhi oleh keadaan tertutupnya distribusi air oleh PDAM.
BPBK Aceh Jaya telah mengerahkan satu unit mobil tangki dan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu proses penyaluran air bersih kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak.
Penanganan Masalah Kekeringan
Kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Aceh Jaya telah menyebabkan berbagai dampak negatif, termasuk kekeringan lahan persawahan yang mencapai lebih dari 386 hektare. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah setempat sedang berupaya untuk memfungsikan pompa-pompa portable kelompok brigade pangan.
Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan dana untuk pengerukan Krueng Teunom dan pembelian pompa hisap air baku tambahan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi krisis air bersih yang sedang terjadi di daerah tersebut.
Terkait upaya mitigasi kekeringan, pemerintah setempat juga tengah memanfaatkan sumur bor dan irigasi perpompaan yang bersumber dari APBN. Meskipun masih dalam tahap pengeboran, langkah-langkah konkret telah diambil untuk mengatasi dampak kekeringan ini.
