TAPAKTUAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan siap siaga menghadapi kemungkinan banjir yang bisa melanda daerah tersebut pasca hujan lebat sejak tiga hari terakhir.

Kepala BPBD Aceh Selatan Erwiandi mengaku telah memerintahkan petugas tim reaksi cepat stanby untuk memantau situasi. Sebab daearh tetangga yakni Aceh Jaya dan Aceh Barat telah banjir. “Karena kabupaten tersebut berada di pantai barat selatan Aceh, kita khawatir bencana serupa akan terjadi juga di daerah ini,” kata Erwiandi, Selasa 8 November 2016.
 
Menurutnya, berdasarkan hasil laporan masing-masing camat di 18 kecamatan, sejauh ini wilayah Aceh Selatan terbebas dari bencana tanah longsor dan banjir. Meskipun debit air di sejumlah sungai naik dan berwarna keruh, namun tidak sampai meluap ke perkampungan penduduk dan lahan pertanian masyarakat.
 
Untuk memastikan hal itu, Erwiandi bersama jajarannya kembali turun ke kecamatan-kecamatan pada Selasa 8 November 2016 pagi, untuk meninjau langsung ke lapangan. “Karena tidak puas dengan informasi yang disampaikan para camat, kami kembali turun langsung ke wilayah Kecamatan Trumon Raya yang selama ini merupakan wilayah langganan banjir setiap musim hujan tiba. Ternyata benar bahwa sampai saat ini wilayah Aceh Selatan terbebas dari bencana banjir,” ungkap Erwiandi.
 
Ia menyatakan, masih amannya wilayah Aceh Selatan dari bencana tanah longsor dan banjir tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya penanganan yang telah dilakukan pihaknya selama ini. Tidak hanya melakukan pengerukan tebing gunung di sejumlah ruas jalan untuk mencegah tanah longsor, tapi juga telah melakukan pengerukan (normalisasi) sejumlah aliran sungai di masing-masing kecamatan yang kondisinya selama ini sudah mulai dangkal dan sempit.
 
Selain itu, pihaknya juga telah membangun tanggul di sejumlah sungai di daerah itu untuk mencegah semakin parahnya terjadi pengikisan (erosi) sungai akibat dihantam air sungai yang deras dan tajam pasca wilayah itu diguyur hujan lebat. “Kami juga melakukan pengerukan dan pembersihan sejumlah saluran drainase di perkampungan penduduk sebagai upaya mencegah terjadi banjir luapan,” pungkasnya.[Hendri Z]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here