Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (kiri) memusnahkan barang bukti ganja dari tersangka BNN usai upacara memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Halaman Kantor Gubernur, Kamis 13 Juli 2017. BNN Provinsi Aceh memusnahkan 2.193 gram sabu-sabu dan 111 kg ganja kering.

BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, melakukan pemusnahan 2,1 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 112 kilogram ganja kering. Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan usai upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2017, Kamis, 13 Juli 2017 di halaman Kantor Gubernur Aceh.

Saat upacara juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada lima orang personil Kodim 0113 Gayo Lues yang telah mendukung BNNK Gayo Lues dalam rangka pemberantasan narkoba.

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang menjadi inspektur upacara, membacakan amanat Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menopolhukam), Wiranto. Ia meminta agar mewaspadai narkoba dari 644 zat psikoaktif baru.

“Menurut UNODC, telah ditemukan 644 zat baru bersifat psikoaktif. Di Indonesia, zat psikoaktif baru yang teridentifikasi berjumlah 65 zat. Namun di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika baru diatur sebanyak 43 jenis. ini merupakan ancaman serius terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Untuk mengatasi dampak negatif terhadap massifnya gempuran zat-zat psikoaktif baru, pemerintah menghimbau agar masyarakat turut berperan melalui pemberdayaan keluarga-keluarga Indonesia, sebagai benteng pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.[HK]

Previous articleWagub Ajak Semua Elemen Perangi Narkoba
Next articleMantan Pj Bupati Nagan Raya Ikut Bursa Balon Bupati Aceh Selatan
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here