Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah memutuskan untuk menutup sementara kunjungan wisatawan ke Tugu Nol Kilometer yang terletak di Taman Wisata Alam Pulau Weh, Kota Sabang. Penutupan ini akan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 18 Maret 2026 untuk melakukan optimalisasi pelayanan. Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan bahwa penutupan kunjungan tersebut dikarenakan adanya pekerjaan yang sedang dilakukan di Tugu Nol Kilometer Indonesia bagian barat, seperti pembersihan dan penertiban area, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Tugu Nol Kilometer ini merupakan ikon dan daya tarik utama bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Pulau Weh, Kota Sabang. Berdiri sejak tahun 1997, tugu ini telah mengalami revitalisasi menjadi model kedua dengan dua lantai dan tinggi mencapai 22 meter. Dengan empat lingkaran dan ornamen rencong sebagai ciri khas Aceh, Tugu Nol Kilometer menjadi landmark penting di wilayah tersebut.
Lokasi Tugu Nol Kilometer berada di Taman Wisata Alam Pulau Weh, masuk dalam wilayah administrasi Desa Iboih, Kecamatan Suka Makmue, Kota Sabang, Provinsi Aceh, dengan jarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Sabang. Penutupan sementara kunjungan ini dilakukan untuk persiapan dan optimalisasi pelayanan guna meningkatkan pengalaman dikunjungi bagi para pengunjung. Semoga penutupan ini dapat membawa dampak positif dan meningkatkan pelayanan wisata di lokasi tersebut.
