Bea Cukai Lhokseumawe Gandeng TNI Perangi Rokok Ilegal
Bea Cukai Lhokseumawe bekerja sama dengan prajurit TNI untuk memperkuat upaya dalam memerangi dan memberantas peredaran rokok ilegal di Provinsi Aceh. Menurut Kepala Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, perang melawan rokok ilegal bukan hanya tanggung jawab instansi tersebut, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi dalam Penertiban Rokok Ilegal
Bambang Sutarjo menyatakan bahwa kolaborasi dengan TNI merupakan langkah penting untuk menjaga kepentingan negara, terutama dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mensosialisasikan program Gempur Rokok Ilegal kepada prajurit Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti.
Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara Bea Cukai dan TNI AD dalam meningkatkan pemahaman mengenai regulasi di bidang kepabeanan dan cukai, khususnya terkait pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal.
Sinergi Bea Cukai dan TNI dalam Memerangi Rokok Ilegal
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menjelaskan bahwa peredaran rokok ilegal memiliki dampak negatif pada penerimaan negara dan persaingan usaha yang sehat. Oleh karena itu, partisipasi lintas sektoral dan masyarakat sangat penting dalam menekan peredaran rokok ilegal.
Sinergi antara Bea Cukai Lhokseumawe dan TNI diharapkan dapat semakin diperkuat guna mendukung upaya memerangi dan memberantas peredaran rokok ilegal. Dengan pemahaman yang lebih baik dari para prajurit, diharapkan pengawasan di lapangan dapat ditingkatkan dan edukasi kepada masyarakat juga dapat lebih luas.
