Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menyalurkan bantuan 100 ekor sapi tradisi meugang untuk menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah kepada masyarakat yang terdampak bencana di delapan daerah di Aceh, dengan mayoritas bantuan diberikan kepada Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini disalurkan dalam upaya untuk tetap membangkitkan semangat masyarakat dalam menyambut Ramadhan meskipun berada dalam situasi pascabencana.
Dalam penyaluran bantuan ini, sejumlah daerah di Aceh menerima bantuan sapi meugang seperti Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada penerima manfaat di Masjid Nurhasanah, Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Tiap ekor sapi hidup memiliki bobot 240-250 kilogram dan tujuannya adalah agar masyarakat dhuafa dan korban bencana dapat melaksanakan tradisi meugang dengan layak.
Nilai spiritualitas dan kebersamaan dalam tradisi meugang sangat ditekankan sebagai bagian dari pemulihan sosial keagamaan di wilayah tersebut. Selain bantuan pangan, Baznas RI juga mengimplementasikan program pemulihan pascabencana yang mencakup rehabilitasi sarana ibadah dan distribusi paket seragam serta alat tulis.
Pemulihan jangka panjang juga telah direncanakan dengan pembangunan hunian tetap yang disebut Kampung Cahaya Zakat. Dengan berbagai program tersebut, Baznas berkomitmen untuk membantu masyarakat Aceh bangkit dari dampak bencana alam. Tradisi meugang yang diperingati tiga kali setahun sebagai ekspresi syukur dan kebersamaan, menjadi momentum penting bagi masyarakat Aceh untuk menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan yang dihadapi.
