Presiden Prabowo Subianto telah menyediakan anggaran Rp50 juta per desa terdampak bencana hidrometeorologi Aceh, guna memastikan warga dapat memperoleh daging saat tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengungkapkan bahwa respon positif dari Presiden tersebut telah diterima dalam rapat koordinasi penyaluran daging meugang untuk masyarakat terdampak bencana Aceh. Gubernur Aceh Muzakir Manaf sebelumnya telah mengusulkan bantuan sapi meugang bagi masyarakat terdampak bencana Aceh menyambut Ramadhan, yang kini telah mendapat tanggapan baik dari pemerintah pusat.
Bantuan sapi meugang senilai Rp50 juta per desa tersebut akan diberikan kepada 1.455 desa terdampak berdasarkan verifikasi terakhir. Fadhullah menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan dalam bentuk uang melalui rekening pemerintah daerah terdampak untuk kemudian dibeli atau dibagikan kepada masyarakat oleh pemerintah kabupaten/kota. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan tradisi meugang bisa tetap terselenggara di Aceh meskipun banyak ternak yang mati akibat banjir.
Harga sapi di daerah mungkin tidak mencapai Rp50 juta per ekor, namun pemerintah pusat memastikan bahwa anggaran tersedia untuk membelikan hingga dua sapi per desa. Fadhullah menegaskan bahwa teknis penyaluran bantuan tersebut akan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota terdampak. Meskipun akan ada sapi yang didatangkan dari luar Aceh, namun solusi teknisnya akan terus dibicarakan. Keterlibatan Presiden dalam menyediakan anggaran tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran tradisi meugang di Aceh.
