Banjir bandang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah, mengakibatkan kerusakan dua jembatan darurat dan terisolirnya beberapa desa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, melaporkan bahwa hujan deras sejak sore telah menyebabkan banjir bandang di Aceh Tengah. Dua jembatan darurat yang sudah dibangun setelah bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 rusak kembali akibat banjir tersebut.
Kedua jembatan yang ambruk terletak di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, dan Desa Terang Engon, Kecamatan Silih Nara. Dampak dari kerusakan jembatan ini adalah empat desa di Kecamatan Ketol dan satu desa di Kecamatan Silih Nara terisolir kembali. Tim BPBD Aceh Tengah telah mengirimkan dua unit alat berat ke lokasi untuk membantu penanganan banjir.
Berita baiknya, tidak ada korban jiwa atau pengungsi akibat banjir bandang ini. Meskipun hujan masih turun dan debit air masih tinggi, BPBD tetap siaga dan mengerahkan petugas TRC PB untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal buruk di masa mendatang. Sumber: ANTARA 2026
