Sunday, October 11, 2026

Bandara Soetta Tutup Sementara karena Erupsi Anak Krakatau

Share

Bandara Soetta Ditutup Sementara karena Erupsi Anak Krakatau

Pada Minggu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan penutupan sementara Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta mulai pukul 01.30 hingga 05.30 WIB karena adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Sebaran Abu Vulkanik Mengganggu Penerbangan

Hasil pengetesan pada Minggu pukul 00.35 – 01.05 WIB menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik di bandara, mengganggu 33 penerbangan dengan 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan ulang pada rute internasional. Penerbangan domestik juga terdampak dengan empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan.

Respon Kementerian Perhubungan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kemenhub memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada hari yang sama untuk menghindari dampak berantai.

Maskapai penerbangan diminta untuk menyesuaikan jadwal operasional secara dinamis dengan perkembangan kondisi di lapangan. Masyarakat dan calon penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan.

Kemenhub akan terus memantau situasi bersama stakeholder terkait dan memberikan informasi terbaru apabila terjadi perubahan signifikan terhadap operasional penerbangan.

Erupsi Tinggi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi dengan intensitas letusan tertinggi sepanjang tahun 2026 sejak Jumat malam hingga hari yang sama. Aktivitas erupsi terus berlanjut dengan suara gemuruh terdengar hingga wilayah pesisir Banten dan Lampung.

Gunung Anak Krakatau telah meletus lebih dari 240 kali sejak status siaga diberlakukan pada Juli, dikonfirmasi oleh pengamat Gunung Api Anak Krakatau, Muhammad Dika Nurzaman.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru