BANDA ACEH – Balai Wilayah Sungai Sumatera I Aceh telah memperbaiki bendungan karet di Lambaro, pelayanan air bersih untuk masyarakat jadi lebih maksimal.

Atas selesainya perbaikan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan Balai Wilayah Sungai Sumatra I Aceh, Selasa, 13 Agustus 2019 ketika melakukan pemantauan bersama Dirut PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub ke lokasi bendungan.

“Dengan selesainya perbaikan bendungan karet ini, ketinggian air disini mencapai 4 meter. Ini memudahkan PDAM mendapatkan air baku, diolah di WTP untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah pelanggan,” jelas Aminullah Usman.

Selama ini sebelum bendungan diperbaiki stok air baku menurun hingga 40 persen. Kondisi ini membuat PDAM memiliki kendala dalam memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat kota karena menyusutnya debit air di sungai Lambaro.

“Alhamdulillah, sekarang sudah teratasi. Saya harap bendungan ini dijaga dengan baik. Dan ketika ada kerusakan-kerusakan segera dilaporkan untuk diperbaiki,” pinta Aminullah.

Usai memantau bendungan karet, Wali Kota melanjutkan pemantauan ke gedung intake milik PDAM yang tidak jauh dari lokasi bendungan. Di lokasi ini, Aminullah melihat proses pengambilan air baku dengan menggunakan sebuah pompa berukuran besar. Di bangunan ini juga terdapat satu unit screaner yang berfungsi untuk menahan sampah tidak masuk ke pipa utama PDAM.

Pompa ini mampu menyulai 200 liter air per detik dari sungai ke tempat pengolahan air, WTP. “Pompa inilah yang bekerja menyedot air dan mengalirkan ke WTP. Jadi ketika stok air baku di sungai menyusut, akan menyulitkan kita,” jelas Novizal Aiyub.

Dengan selesainya perbaikan bendungan karet dan pembangunan reservoir PDAM di Tamas Sari, diharapkan pelayanan air bersih semakin maksimal.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here