Tuesday, April 21, 2026

AS Menyatakan Iran Berhenti Perang: Perhitungan Sistematisnya

Share

Dilaporkan bahwa Iran telah menyerang setidaknya 12 sistem radar milik AS dan sekutunya di Timur Tengah sejak konflik dimulai pada 28 Februari. Pihak berwenang Kuwait mengkonfirmasi bahwa salah satu target serangan Iran adalah sistem radar terbaru di Bandara Internasional Kuwait. Pada tanggal 22 Maret, tiga “drone musuh” dilaporkan merusak sistem tersebut namun tingkat kerusakan belum dapat dipastikan.

Pada hari sebelumnya, drone Iran dilaporkan menyerang radar Saab Giraffe 1X di kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Sistem radar ini diperkirakan bernilai USD2 juta dan memberikan kemampuan pertahanan anti-rudal, anti-artileri, anti-mortir, dan anti-drone dalam radius 75 km. Citra satelit menunjukkan bahwa empat radar AN/TPY-2 terkena serangan di beberapa lokasi di Timur Tengah, termasuk di Uni Emirat Arab, Yordania, dan Arab Saudi.

Selain itu, beberapa stasiun radar penting lainnya juga menjadi target serangan Iran, termasuk di Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar dan markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain. Salah satu terminal komunikasi yang diserang oleh Iran dilaporkan sebagai stasiun komunikasi satelit strategis dengan nilai sekitar USD20 juta.

Dengan serangkaian penyerangan yang terjadi, AS telah meminta Iran untuk menghentikan perang dalam 5 hari. Perlunya untuk mengevaluasi dampak dari serangan ini terhadap kerjasama militer antara AS dan sekutunya, serta upaya untuk mencari solusi damai guna mengakhiri konflik tersebut.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru