Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah memberikan dukungan dan pendanaan untuk program inovatif yang dikembangkan oleh mahasiswa, yaitu Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana. Program ini diwujudkan melalui skema Program Mahasiswa Berdampak 2026 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Almuslim di daerah terdampak bencana banjir bandang akhir tahun 2025.
Bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Program Mahasiswa Berdampak yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Almuslim, dengan Dr. Imam Muslem R sebagai Ketua Tim Pelaksana serta didukung oleh dua dosen pembimbing, Zulkifli, M.Kom, dan Dr. Cut Azizah. Aplikasi ini telah diserahkan kepada perangkat desa Pante Lhong Kecamatan Peusangan yang diterima oleh Murizal Haryanto, selaku Geuchik Desa Pante Lhong.
Program mahasiswa berdampak merupakan bentuk dukungan dari pemerintah terhadap inovasi mahasiswa yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Universitas Almuslim berhasil mengembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana secara digital di desa Pante Lhong Kecamatan Peusangan melalui program mahasiswa berdampak.
Dukungan untuk pengembangan aplikasi dan pelatihan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek. Tujuan dari sistem ini adalah untuk mempercepat proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi bencana secara digital dan terintegrasi agar dapat digunakan oleh masyarakat dan perangkat desa.
Selain pengembangan sistem, tim pengabdian juga melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi bagi perangkat desa dan relawan lapangan. Hal ini bertujuan agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat, dengan memberikan keterampilan kepada peserta untuk melakukan input data secara mandiri dan real-time.
Aplikasi yang dikembangkan memungkinkan data lapangan terintegrasi dalam satu sistem berbasis digital yang dapat diakses secara luas. Informasi yang terkumpul divisualisasikan dalam bentuk infografis interaktif bagi masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan agar dapat memantau situasi bencana dengan cepat dan akurat.
Melalui dashboard analitik, pengguna dapat melihat ringkasan data penting seperti sebaran warga terdampak, keluhan kesehatan, kebutuhan prioritas, dampak kerusakan, daftar kebutuhan mendesak, kondisi disabilitas penyintas, jenjang pendidikan, hingga komposisi keluarga. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data saat masa tanggap darurat.
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, menyatakan apresiasi terhadap kontribusi tim pelaksana dalam menyediakan solusi teknologi bagi masyarakat terdampak bencana. Inisiatif ini menegaskan bahwa perguruan tinggi bukan hanya tempat untuk pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai agen perubahan nyata dalam mengatasi masalah kemanusiaan.
