Sunday, May 17, 2026

Antrean Panjang di RSUD Zubir Mahmud: Mengapa Ratusan Warga Padati?

Share

Antrean Mengular di RSUD Zubir Mahmud, Warga Aceh Timur Serbu Surat Sehat untuk Daftar SPPI Koperasi Merah Putih

Ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Timur tampak memadati RSUD Zubir Mahmud Idi dalam beberapa hari terakhir. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: mengurus surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang menjadi syarat pendaftaran SPPI Koperasi Merah Putih. Lonjakan pemohon membuat suasana di rumah sakit itu jauh lebih padat dari biasanya, bahkan sebagian warga harus menunggu berjam-jam sebelum berkas mereka diproses.

Warga Rela Menunggu Demi Lengkapi Berkas

Rahmad (28), warga Kecamatan Peureulak, mengaku datang sejak pagi agar bisa segera melengkapi persyaratan pendaftaran. Namun, tingginya jumlah pemohon membuat proses tidak berjalan cepat. “Saya datang pagi, tapi tetap harus menunggu lama,” ujarnya di Aceh Timur, Rabu.

Hal serupa juga dialami Siti Aisyah (24), warga Darul Aman. Ia mengatakan antrean panjang bukan alasan untuk mundur, sebab surat keterangan sehat menjadi dokumen yang wajib dipenuhi. Menurut dia, banyak pelamar memilih bertahan menunggu ketimbang pulang tanpa hasil.

Lonjakan Pemohon Dipicu Tingginya Minat Pendaftar

Direktur RSUD Zubir Mahmud Idi, Edy Gunawan, menjelaskan padatnya masyarakat yang datang dalam beberapa hari terakhir tidak lepas dari tingginya minat mengikuti seleksi SPPI Koperasi Merah Putih. Kondisi itu membuat alur pelayanan di rumah sakit ikut menyesuaikan agar pemeriksaan tetap dapat berjalan.

Edy menegaskan, pihak rumah sakit berupaya menjaga pelayanan tetap tertib meski jumlah pemohon meningkat signifikan. Petugas juga diarahkan untuk memastikan antrean lebih teratur sehingga pemeriksaan bisa dilakukan tanpa menghambat pelayanan lainnya.

Biaya Pemeriksaan Rp275 Ribu dan Imbauan Datang Lebih Awal

Untuk pembuatan surat keterangan sehat jasmani dan rohani di RSUD Zubir Mahmud, biaya yang dikenakan saat ini sebesar Rp275 ribu. Biaya tersebut sudah mencakup rangkaian pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Edy mengimbau masyarakat yang hendak mengurus surat kesehatan agar datang lebih awal serta membawa seluruh dokumen yang diperlukan. Dengan begitu, proses pelayanan diharapkan bisa berjalan lebih cepat dan tidak menumpuk di jam-jam sibuk. Di tengah antrean yang terus berdatangan, rumah sakit tetap dituntut menjaga ketertiban sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Berita Lainnya

Berita Terbaru