Tuesday, April 21, 2026

Akses Desa Terisolir di Aceh Tengah Dapat Ditempuh dengan Motor

Share

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah telah mengumumkan bahwa desa-desa yang sebelumnya terisolir akibat jembatan darurat yang ambruk pasca banjir bandang tiga hari lalu kini dapat dilalui dengan kendaraan roda dua. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPBD Aceh Tengah, Andalika, yang menyatakan bahwa sejumlah desa tersebut kini dapat dijangkau melalui jembatan gantung. Hujan lebat yang terjadi di Aceh Tengah pada Selasa (31/3) menyebabkan banjir bandang dan ambruknya jembatan darurat yang dibangun oleh TNI serta tertutupnya tiga titik jalan provinsi akibat longsor.

Jembatan darurat yang rusak dan menyebabkan sepuluh desa terisolir terletak di Kala Ili Kecamatan Linge, Burlah, dan Bergang di Kecamatan Ketol. Sementara itu, akses jalan di kawasan Bintang – Simpang Kraft sempat lumpuh akibat longsor. Andalika menjelaskan bahwa desa yang terisolir tersebut kini dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua melalui jembatan gantung di Burlah dan Kala Ili. Sedangkan di Bergang, jembatan tersebut masih dapat dilewati menggunakan kendaraan roda dua.

Pembangunan kembali jembatan masih dalam proses, dan rencananya akan dibangun jembatan bailey. Sedangkan akses jalan provinsi di kawasan Bintang – Simpang Kraft menuju Kabupaten Gayo Lues juga sudah dapat dilalui setelah dilakukan pembersihan longsoran di badan jalan. Masyarakat yang berada di seberang jembatan yang putus tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri karena akses jalan telah pulih.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru