Cisco dan NVIDIA telah mengumumkan ekspansi besar dalam Secure AI Factory, yang memberikan kerangka kerja untuk mengimplementasikan kecerdasan buatan di seluruh infrastruktur. Dengan adanya kerja sama ini, perusahaan-perusahaan besar, neoclouds, sovereign cloud, dan penyedia layanan lainnya dapat membawa AI dari tahap uji coba ke tahap produksi dalam skala penuh tanpa harus mengintegrasikan sistem-sistem terpisah. Hal ini akan mempercepat waktu implementasi dari bulanan menjadi mingguan, sambil memperhatikan keamanan dari awal.
Chuck Robbins, Chair and CEO dari Cisco, menyatakan bahwa banyak organisasi telah menyadari potensi AI dalam mengubah bisnis mereka, namun masih mencari cara untuk menerapkannya dengan aman dan dalam skala besar. Dengan kerja sama ini, mereka dapat mengatasi tantangan tersebut melalui arsitektur yang menetapkan standar baru untuk kinerja, memudahkan implementasi, operasional, dan keamanan infrastruktur AI.
Penerapan AI Inference yang terjadi di tempat data akan memungkinkan pengambilan keputusan secara real-time tanpa penundaan, baik itu dalam operasional rumah sakit maupun dalam pemantauan keamanan di pabrik. Hal ini mengubah infrastruktur secara mendasar dan menuntut beban kerja inference dijalankan secara lokal, mendekati data, perangkat, dan momen krusial pengambilan keputusan. Dengan demikian, kerja sama antara Cisco dan NVIDIA di Secure AI Factory diyakini akan membawa dampak positif dalam mentransformasi berbagai industri.
