Wednesday, April 22, 2026

58 Hunian Terdampak Bencana di Bener Meriah: Upaya Penanganan dan Dampaknya

Share

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, telah mengonfirmasi bahwa 58 unit hunian sementara (huntara) yang telah dibangun di kabupaten tersebut sudah dihuni oleh warga yang terdampak bencana hidrometeorologi. Hunian sementara tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bener Meriah, seperti Kecamatan Syiah Utama, Mesidah, dan Gajah Putih.

Kepala BPBD Kabupaten Bener Meriah, Safriadi, mengatakan bahwa dari total 914 hunian sementara yang telah dibangun, pembangunannya sudah mencapai progres 90 persen. Hunian sementara ini tersebar di beberapa lokasi seperti Huntara Blang Rakal, BP Rimba Raya, RTH Uning Baro, Lapangan Bola Tunyang, Wonosobo, Dry Port Ketipis, GOR, hingga Huntara Muyang Kute Mangku.

Adapun beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Bener Meriah yang sudah dibangun hunian sementara adalah Huntara Mesidah, Tembolon, Wihni Durin, Gerpa, Raya Mulie, Rusip, Kantor Camat Bener Kelipah, Kampung Timur Raya, dan Wih Tenang Uken. Safriadi juga menyebutkan bahwa terdapat titik Huntara Balai Penyuluh Kampung Gelampang Wih Tenang Uken dan Huntara Lapangan Bola Rongga-rongga yang juga telah dihuni oleh warga terdampak bencana.

Selain itu, upaya pembersihan dan pemulihan terus dilakukan, seperti yang dilakukan oleh personel Polri di meunasah terdampak bencana di Bener Meriah. Dengan adanya hunian sementara ini, diharapkan dapat membantu warga yang terdampak untuk mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak. Tetap ikuti perkembangan terkini terkait upaya penanganan bencana di Bener Meriah.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru