Indonesia Mengalami Lonjakan Trafik Siber Anomali Hingga 5,16 Miliar
Pada tahun 2025, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat adanya lonjakan trafik siber anomali mencapai angka 5,16 miliar di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan potensi terjadinya 14 juta insiden per hari, menandakan bahwa sebagian besar organisasi di Tanah Air belum siap menghadapinya.
Seminar Dianggap Tak Cukup, ITSEC Asia dan BSSN Gelar Simulasi Krisis
Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapan terhadap ancaman siber, PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) bekerja sama dengan Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) mengadakan Roadshow Gerakan Nasional Ketahanan Siber (GNKS) di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, pada tanggal 25 Juni 2026. Acara ini tidak hanya menghadirkan seminar, namun juga melibatkan simulasi krisis langsung.
Simulasi Krisis Cybersecurity dalam Lima Tahapan
Para peserta tidak hanya didengarkan paparannya, tetapi juga dilibatkan dalam Executive Tabletop Exercise yang terdiri dari lima tahapan penting, yaitu: memahami konteks ancaman, menyusun mitigasi, menjalani simulasi krisis, mempresentasikan keputusan yang diambil, dan terakhir adalah evaluasi bersama. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dan mengevaluasi kesiapan serta respons para peserta dalam menghadapi ancaman cyber secara efektif.
Tiga hasil konkret yang dapat diambil oleh peserta setelah mengikuti simulasi ini adalah bertambahnya pemahaman akan ancaman cyber, kemampuan menyusun strategi mitigasi yang lebih baik, dan kesiapan dalam merespons ancaman tersebut secara cepat dan tepat.
