BLANGKEJEREN – Asap tebal membumbung di desa Sekuelen, Blangjerango, Gayo Lues, setelah 39 hektar kebun serai wangi milik masyarakat terbakar. Api baru bisa dipadamkan setelah tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues bersama TNI dan Polri melakukan pemadaman.

Kebakaran terjadi Minggu, 2 Oktober 2016 sejak pukul 12.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan menjelang magrib. Akibat kejadian tersebut kerugian petani ditaksir mencapai ratusan juta.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah mengatakan, api cepat membesar dan merambah ketanaman sere wanggi warga, sementara pemilik kebun, polisi dan TNI hanya bisa menyirami air kekobaran api dengan ember dan memukul api dengan kayu.

Dari hasil penelusuran Polisi yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Gayo Lues Kompol H Razali, Kasat Intelkam AKP Iskandar, Kapolsek Kutapanjang Ipda Zainur SH dan Kaurbin Ops Reskrim Aiptu Masjidul Haq, luas kebun sere wangi yang terbakar mencapai 39,5 hektar.

“Lahan yang terbakar tersebut adalah milik Hasan 1,5 hektar, Aman Timah 2 hektar, Sari 1,5 hektar, Ali 1,5 hektar, Aminah 1,5 hektar, Hasanuddin 1,5 hektar, Ahab 4 hektar, Item 1 hektar, Kahar 3 hektar, Isma 2 hektar, Radinah 1 hektar, Adam 2 hektar, Akup 5 hektar, Sri Jemat 3 hehktar, Amrullah 1 hektar, Kasim 2 hektar, Rabimah 3 hektar, dan Mukhtar 3 hektar,” katanya merincikan.

Kapolres menghimbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar agar musibah kebakaran tidak terjadi, apalagi dewasa ini Gayo Lues sedang dilanda kemarau. [Win Porang]

Previous articleKadis PU Gayo Lues jadi Cabup Pengganti First Lady
Next articleRiwayat Komisi Lima Membangun Aceh
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here