Friday, August 7, 2026

30 Strategi TLKM: Maksimalkan Pendapatan dan Laba Telkom

Share

Telkom Laporkan Pendapatan Konsolidasi Rp75,9 Triliun

Telah berakhirnya semester pertama tahun 2026, Telkom berhasil mencatat puncak pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, mengalami peningkatan sebesar 3,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini turut diikuti dengan peningkatan EBITDA sebesar 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun, serta laba bersih yang juga tumbuh 1,4% YoY mencapai Rp10,6 triliun.

Komitmen Telkom dalam Transformasi Digital

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengungkapkan bahwa komitmen dan dedikasi perusahaan dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil dicapai selama semester pertama. Telkom optimis untuk terus mempercepat transformasi guna memperkuat peran sebagai pemimpin ekosistem digital di Indonesia.

Profitabilitas Segmen B2C dan Peningkatan Laba Bersih

Pada Segmen B2C, Telkomsel mencatat pendapatan sebesar Rp55,6 triliun, dengan pertumbuhan 3,3% YoY. Pendapatan Digital Business Data tumbuh 11,0% pada paruh pertama 2026, yang mendorong peningkatan laba bersih sebesar 8,3% YoY. Di sisi lain, layanan fixed broadband terus memperkuat kualitas layanan melalui strategi basis pelanggan.

ARPU mobile mengalami peningkatan menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY, sedangkan payload data terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat. Telkomsel juga fokus pada peningkatan kualitas layanan fixed broadband dengan jumlah pelanggan mencapai 9,5 juta. Meskipun terjadi penurunan dibanding tahun sebelumnya, Telkomsel tetap berusaha mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dukungan teknologi AI dan 5G akan menjadi fokus Telkomsel dalam mengakselerasi strategi quality growth, sembari terus memperluas ekosistem digital. Perusahaan berharap inisiatif ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar telekomunikasi di Indonesia.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru