,

Waria Pencabul Anak di Bawah Umur Mengaku Kelainan Seks

BLANGKEJEREN – AB (35) pelaku pencabulan anak di bawah umur di Gayo Lues, mengaku perbuatannya itu dilakukan karena dirinya mengalami kelainan seks. Akibatnya, waria asal Penggalangan, Blangkejeren itu harus mendekam di balik jeruji besi.

AB merupakan pekerja salon yang ditangkap aparat kepolisian dalam kasus sodomi anak terhadap F, di bawah umur, yang tak lain merupakan tetangganya sendiri. Ia mengaku sepuluh kali melakukan perbuatan bejatnya tersebut. Polisi masih mendalami kasus tersebut, karena diduga masih ada koran lain yang dicabuli tersangka. Pelaku ditangkap setelah dilaporkan oleh AR (33) ibu korban.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, Senin, 19 Desember 2016 mengungkapkan, pelaku mengaku mengalami kelainan seks. “Dia mengaku ada kelainan seks, namun lebih jelasnya, nanti akan kita buka informasi lagi, sementara masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan,” jelasnya.

Ika, seorang ibu rumah tangga di Gayo Lues mengaku prihatin dengan kasus tersebut. Ia menghimbau para orang tua agar mengawasi aktivitas anaknya saat pulang sekolah, sehingga kedepanya tidak ada lagi yang menjadi korban pelecehan seksual. “Sebagai seorang ibu, saya juga sangat prihatin dengan kasus ini. Pelakunya harus dihukum berat agar ke depan tidak terjadi lagi,” harapnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *