,

Warga Trumon Dituding Serobot 161 Hektar Lahan PT Asdal

TAPAKTUAN – Warga tiga desa di Kecamatan Trumon Timur harus berurusan dengan hukum setelah diadkan PT Asdal Prima Lestari. Dakwaannya, menyerobot 161 hektar lahan HGU perusaan tersebut.

Humas PT Asdal Prima Lestari, Ansari ketika dihubungi wartawan di Tapaktuan, Selasa, 18 April 2017 mengatakan dari 5.000 hektar lebih luas keseluruhan lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan itu, lebih kurang sekitar 161 hektar diantaranya diduga sudah diserobot oleh masyarakat tiga desa dalam Kecamatan Trumon Timur masing-masing Kapa Sesak, Titi Poben dan Alue Bujok.

“Lahan seluas lebih kurang sekitar 161 hektar tersebut digarap oleh sekitar 20 orang warga. Masing-masing mereka menggarap lahan antara 5 hingga 10 hektar,” sebut Ansari.

Meskipun berdasarkan data-data dan alat bukti yang ada bahwa lahan yang digarap oleh masyarakat tersebut masuk ke dalam HGU PT Asdal, kata Ansari, namun pihak perusahaan masih bersikap persuasif dalam menyelesaikan persoalan.

Buktinya, kata Ansari, PT Asdal masih menempuh penyelesaian persoalan tersebut melalui musyawarah di tingkat desa. Namun sayangnya, dari 20 orang warga tersebut hanya sebagian yang menyetujui proses penyelesaiannya melalui ganti rugi ongkos pembersihan lahan sekitar Rp 25 juta/hektar.

Tapi sebagian warga lainnya justru masih ada yang bersikeras bahwa lahan tersebut milik mereka sehingga tidak bersedia mengembalikannya lagi kepada PT Asdal. “Terhadap warga yang tetap mengklaim lahan tersebut milik mereka, tentu akan diselesaikan melalui mekanisme dan aturan hukum yang berlaku. Anehnya, disaat penegakan hukum itu diterapkan, beberapa warga baru bersedia mengembalikan lahan tersebut sehingga mereka meminta supaya dihentikan proses hukum. Permintaan ini tetap saja diakomodir oleh PT Asdal dan biaya ganti rugi pembersihan lahan tetap dibayar kepadanya,” papar Ansari.

Namun, sambungnya, khusus terhadap salah seorang warga Desa Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur bernama H Zainal, tidak mungkin lagi diakomodir permintaannya oleh PT Asdal karena kesediaannya mengembalikan lahan yang sudah diklaim miliknya sekitar 30 hektar justru baru diutarakan setelah jatuh vonis hakim.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *