,

Warga Tapaktuan Turut Jadi Korban Jatuhnya Lion Air JT-61

TAPAKTUAN – Muhammad Nasir, warga Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, di laut Jawa, Senin, 29 Oktober 2018.

Kepastian keberadaan Muhammad Nasir, warga Tapaktuan dalam pesawat naas tersebut, diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP kepada wartawan di Tapaktuan, Senin malam, 29 Oktober 2018.

“Benar, adik sepupu saya (Muhammad Nasir) turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Ia merupakan anak kandung mantan Camat Bakongan Timur, Huzaifah,” kata Cut Syazalisma.

Diungkapkan bahwa, korban yang selama ini bekerja di Sonna Medika Jaya, sebuah perusahaan alat medis di Jakarta, hendak berangkat ke Pangkal Pinang, Kepulauan Riau dalam rangka melaksanakan perintah tugas dari pihak perusahaan tempatnya bekerja.

“Ia sering berangkat ke daerah-daerah melaksanakan tugas dari perusahaan tempatnya bekerja,” ucap Cut Syazalisma seraya menyatakan pihak keluarga rencananya akan berangkat ke Jakarta menjemput jenazah untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang mengangkut 189 penumpang tersebut lepas landas dari Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng, Banten, pada 06.20 WIB. Namun sekitar 13 menit kemudian, pesawat hilang kontak. Ternyata pesawat itu jatuh di laut sebelah utara Karawang.

Saat ini Tim Basarnas Pusat sedang mengevakuasi potongan jenazah korban yang ditemukan berkeping-keping bersama dengan serpihan badan pesawat. Tim pencari juga akan melakukan penyelaman ke dasar laut untuk mencari jenazah yang masih hilang.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *