,

Warga Sunda dan Banten Ditangkap di Tambang Emas Ilegal Badak Uken

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian Polres Gayo Lues mengamankan empat penambangan emas di desa Badak Uken (Belang Temung), Kecamatan Dabun Gelang.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasubag Humas Aiptu A Dali Muthe, Kamis, 24 Mei 2018 mengatakan, empat orang yang diamankan itu adalah Tar warga suku Sunda yang menetap di desa Badak Uken. AZA warga desa Garung Kecamatan Bayah, Kabupaten Labaj Provinsi Banten yang menetap di desa Badak Uken. Sementara dua orang lagi merupakan warga setempat, yakni MUS selaku Koordinator lapangan dan SYA selaku tukang listrik. Keduanya merupakan warga Badak Uken.

Keempat orang itu diamankan polisi pada Rabu 23 Mai 2018 pukul 17:30 WIB, dan selain mengamakan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu karung sampel tanah beserta batu karang berwarna kuning campur coklat, serta alat-alat pengolahanya.

“Awalanya kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan penambangan emas ilegal di desa Badak Uken, setelah ada informasi itu, KBO Reskrim Ipda Mardiyansyah bersama anggota langsung turun kelapangan melakukan pengecekan,” jelasnya.

Melihat kegiatan itu tanpa izin dan sudah beroperasi polisi langsung melakukan intrograsi dan membawa pelaku beserta barang bukti ke kantor Polres Gayo Lues, untuk pengembangan lebih lanjut.

Menanggapi hal itu, Bupati Gayo Lues HM Amru menatakan sangat mendukung tindakan yang telah diambil pihak Kepolisian, dan bagi siapa yang berbuat harus bisa mempertanggung jawabkan perbuatanya. “Selama pekerjaan mayarakat itu tidak memiliki izin dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kita mendukung penangkapan itu,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *