,

Warga Pidie Jaya Tewas Tergantung di Kios

TAPAKTUAN – Mukhtarudin (36) warga Gampong Paru Cot, Bandar Baru, Pidie Jaya, ditemukan tewas dalam kondisi lehernya terikat tali nilon tergantung di kayu dalam ruangan kios tempat tinggalnya di Dusun Seribu Pantang, Gampong Alue Meutuah, Meukek, Aceh Selatan, Senin 7 November 2016 sekitar pukul 05.20 WIB.

Penemuan mayat yang diduga korban bunuh diri pada subuh itu, menggegerkan warga setempat. Pasalnya pria yang membuka usaha kedai kopi di tempat tinggalnya tersebut, tidak tampak ada masalah. Bahkan pada malam sebelum kejadian, dia bersama istrinya masih melakukan aktivitas seperti biasa melayani konsumen di tempat usahanya.

Jasad Mukhtarudin pertama kali ditemukan oleh istrinya bernama Syarifah yang baru bangun tidur hendak shalat subuh. Saat ditemukan, tubuh Mukhtarudin dalam posisi tergantung dengan leher terikat tali nilon yang tergantung di ruangan kios kedai kopi tempat usahanya tersebut.

Kepala Dusun Seribu Pandang, Harzan yang ditemui dilokasi membenarkan salah seorang warganya ditemukan tewas yang diduga korban bunuh diri. “Diduga Mukhtarudin bunuh diri, sebab saat ditemukan posisi tubuhnya tergantung dengan leher terlilit tali nilon ayunan anaknya. Hal itu juga dikuatkan dengan hasil visum dokter Puskesmas Meukek bersama polisi,” ungkapnya.

Menurutnya, Mukhtarudin yang masih tercatat sebagai penduduk Gampong Paru Cot, Bandar Baru, Pidie Jaya menikah dengan Syarifah, Warga Desa Alue Meutuah, Kecamatan Meukek sekitar beberapa tahun lalu. Hasil pernikahan mereka dikarunia seorang anak yang masih balita.

Untuk menambah penghasilan keluarga, Mukhtarudin yang bekerja sebagai buruh lepas menyewa kios milik salah seorang warga Desa Alue Meutuah. Kios kecil berukuran sekitar 3 x 4 meter yang terbuat dari papan dua tingkat tersebut selain dijadikan sebagai tempat usaha warung kedai kopi juga sekaligus dijadikan sebagai tempat tinggal mereka.

“Rencananya korban akan kami kebumikan di Alue Meutuah. Namun atas permintaan pihak keluarga agar Mukhtarudin dikebumikan di kampung halamannya maka mayat korban pada hari ini juga akan dibawa ke Pidie Jaya menggunakan mobil ambulance,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Meukek Ipda Junaidi mengatakan berdasarkan hasil visum dokter korban yang ditemukan tewas tersebut diduga kuat melakukan bunuh diri. “Pasca penemuan itu, kami telah turun ke lokasi kejadian. Dalam menjalankan aksinya, korban menggunakan tali nilon ayunan anaknya,” papar Junaidi.

Pihaknya, sambung Junaidi, belum mendapat indikasi mencurigakan yang lain dalam kejadian tersebut sebab berdasarkan keterangan saksi, belum ada petunjuk yang mengarah ke pelaku lain dalam kasus tersebut. [Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *