,

Warga Minta Galian C di Kala Pinang Ditertibkan

TEROPONGACEH – Warga Blangkejeren, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues untuk menertibkan penambangan galian C di Kala Pinang. Alasannya, perusahaan penambang pasir di sana hanya membuat kesepakatan dengan pemilik lahan, tanpa izin tambang dari pemerintah.

Syukri, warga Blangkejeren mengungkapkan, penambangan tidak hanya dilakukan secara manual, tapi juga dengan alat berat. Saban hari puluhan truk roda emapt, enam, dan roda sepuluh wara-wiri mengangkut pasir dari sana.

“Jika pasir di sana terus ditambang, maka kebun dan sawah warga akan tergerus erosi sungai. Malah di Kala Pinang ada kebun jagung yang sudah tergenang, pohon kemiri di sekitar sungai juga tumbang,” ungkap Syukri, Minggu, 10 Januari 2015.

Syukri berharap agar Pemkab Gayo Lues secepatnya melakukan penertiban. Perusahaan yang melakukan penambangan juga diminta untuk melengkapi izin tambang dari pemerintah untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan terhadap lingkungan.

Masih menurut Syukri, penambangan tanpa izin bukan hanya terjadi di Sungai Kala Pinang, tapi juga di Sungai Porang, Sungai Badak, dan Sungai Rikit Gaib. “Pemerintah harus menindak tegas perusahaan-perusahaan penambang yang tidak memiliki izin,” harapnya. [Win Porang]

====== Teks Foto
Satu unit alat berat parkir di lokasi penambangan pasir Kala Pinang. Minggu (10/01/15). Foto | Win Porang

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *