,

Warga Kembali Tanam Pisang di Jalan Nasional Tapaktuan – Medan

TAPAKTUAN – Warga Desa Fajar Harapan, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan kembali menanam pohon pisang di atas jalan lintasan nasional Tapaktuan – Medan Sumatera Utara.

Muhammad, (45) salah seorang warga setempat mengatakan, penanaman pohon pisang tersebut kembali dilakukan warga sejak Sabtu lalu hingga berlanjut Minggu, 15-16 April 2017 karena badan jalan yang dipenuhi lubang besar dan dalam di sisi kanan, tengah dan kiri tersebut belum kunjung diperbaiki oleh pihak terkait.

“Aksi spontanitas warga tanpa ditunggangi oleh pihak manapun ini merupakan aksi yang kedua, setelah pada tanggal 23 Februari 2017 lalu juga telah pernah melakukan aksi serupa,” jelas Muhammad, Minggu, 16 April 2017.

Menurutnya, pasca digelarnya aksi penanaman pohon pisang pada 23 Februari 2017 lalu, pihak terkait dinilai hanya memberikan penanganan seadanya yakni hanya menimbun lobang-lobang tersebut dengan tanah kemudian dicor menggunakan semen.

Akibatnya, tidak bertahan lama lobang-lobang besar dan dalam di badan jalan negara bekas penggalian box culvert proyek irigasi tahun 2016 lalu tersebut kembali muncul seperti semula.

“Meningat badan jalan lintasan nasional antar provinsi tersebut dilalui banyak kendaraan setiap harinya, maka langkah penanganan lobang-lobang besar tersebut seharusnya menggunakan aspal hot mix bukan justru hanya menggunakan cor semen,” sarannya.

Karena sudah banyak pengendara yang terperosok dalam lobang tersebut, maka warga setempat berinisiatif kembali menanam pohon pisang di tengah badan jalan agar setiap pengendara yang melintasi kawasan itu bisa cepat mengurangi kecepatan kendaraannya sehingga tidak terperosok ke dalam lobang.

“Di lokasi ini sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas khususnya pengendara kendaraan roda dua yang berasal dari luar daerah. Sebab mereka yang belum mengetahui ada lobang di sana,” ungkapnya.

Warga berharap agar pemilik proyek dan pihak terkait segera memperbaiki kondisi jalan yang merupakan jalan lintas nasional antar provinsi tersebut sehingga tidak lagi menimbulkan korban.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *