,

Ustad Cabul Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

BLANGKEJEREN – Pengadilan Negeri (PN) Blangkejeren menvonis 15 tahun penjara kepada Y pejabat di salah satu instansi di Gayo Lues yang juga dikenal sebagai ustad. Majelis hakim menyatakan Y terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kekerasan dan memaksa seorang anak melakukan persetubuhan denganya.

Humas Pengadilan Negeri Blangkejeren Arizal Anwa, Kamis, 28 Juni 2018 mengungkapkan, Y sudah divonis bersalah dan dijatuhkan hukuman 15 tahun pejara dan denda Rp 1 milyar dengan ketentuan apa bila tidak sanggup membayar akan ditambah pidana kurungan selama enam bulan.

“Vonisnya pada Jumat, 8 Juni 2018, setelah 10 kali sidang, selaku hakim Ketuanya Muhammad Jamil SH, bersama saya Arizal Anwar SH, dan Rudi Ramli SH selaku hakim anggota,” katanya.

Vonis yang diberikan Hakim tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri, Arizal Anwar mengatakan Y melalui kuasa hukumnya masih melakukan upaya banding.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat Kepolisian menangkap Y di luar daerah setelah mangkir dari panggilan polisi terkait laporan berkas perkara kasus dugaan pencabulan seorang anak dengan nomor LP/72/X/2017/Aceh/Res Gayo Lues Tanggal 24 Oktober 2017, tentang tindak pidana kejahatan anak (persetubuhan atau pencabulan).

Setelah dibawa ke sel Polres Gayo Lues, Y yang sudah menyandang status tersangka mulai dilakukan pemeriksaan oleh Juru Periksa (Juper), namun pemeriksaan dan penyelidikan terpaksa ditunda lantaran Y mengaku sedang dalam keadaan sakit.

Setelah beberapa hari tak juga sembuh, Y dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah, setelah keluar, Y melalui kuasa hukumnya malah memprapradilkan pihak kepolisian. Kasus itu pun kemudian berlanjut ke pengadilan sampai Y divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider tambahan 6 bulan penjara bila tidak sanggup membayar denda.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *