,

UMKM Menopang Pembangunan Ekonomi Daerah

BANDA ACEH – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Namum UMKM masih perlu disupport untuk berkembang karena umumnya kekurangan modal.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, T Sulaiman Badai dalam sambutannya pada pembukaan Community Approach And Total Channel (CATCH) di kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Aceh, Kamis, 21 Juli 2016.

“UMKM mampu mendominasi pelaku usaha karena jumlahnya sangat banyak dan jenis usahanya juga sangat luas dan komplek, mulai dari bidang kuliner, tekstil, perkebunan, pertanian, retail, dan berbagai jenis usaha lainnya,” jelas T Sulaiman Badai.

T Sulaiman Badai melanjutkan, UMKM juga telah mampu memberikan konstibusi besar saat krisis global melanda Indonesia. “Ketika krisis global terjadi beberapa waktu lalu, perekonomian Indonesia tetap stabil dan tetap menunjukkan pertumbuhan,” lanjutnya.

Meski memiliki konstribusi besar, UMKM masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya permodalan, keterbatasan dalam pengembangan usaha, serta kelemahan dalam peningkatan ekses teknologi.

“Kini kelemahan-kelemahan tersebut sudah diminimalisir melalui dukungan berbagai pihak, seperti kerja sama KADIN Indonesia denga Kementerian Koperasi dan UMKM melalui program CATCH ini,” tegasnya.

KADIN Aceh berharap, melalui Program CATCH 2016 kegaiatan-kegiatan pembinaan dan penguatan UMKM dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, agar pelaku UMKM di Aceh bisa terus berkembang.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *