,

Tugu Kota Blangkejeren Jadi Kandang Sapi

BLANGKEJEREN – Lemahnya pengawasan terhadap ternak di Kabupaten Gayo Lues membuat sejumlah pemilik hewan peliharaan nekat melepas ternaknya di seputaran kota Blangkejeren, bahkan saat malam hari, tugu di tengah ibu kota negeri seribu bukit tersebut jadi tempat mangkal kawanan sapi.

Abdul salah satu warga Blangkejeren, Rabu, 22 Maret 2017 mengatakan, sejak beberapa hari ini, seputaran tugu kota Blangkejeren itu sudah seperti kandang sapi, bahkan sapi-sapi itu nekat tidur di badan jalan meski kendaraan lalu lalang.

“Saat pagi harinya yang paling membuat warga resah, soalnya kotoran-kotoran gerombolan sapi itu mengeluarkan bau yang tidak sedap, dan ketika kendaraan lewat mengenai kotoran itu, warga yang berjalan bisa kenak juga,” katanya.

Beberapa tahun yang lalu, Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues telah membuat Peraturan Bupati terkait larangan melepaskan hewan peliharaan di seputaran kota Blangkejeren, dan bagi yang melanggar akan dikenakan denda.

Sebelumnya, pihak Satpol PP sempat menangkap beberapa hewan ternak dan mengandangknya di kantor lama desa Kampung Jawa Blangkejeren, tetapi setelah kantor Satpol PP pindah ke Blangsere, penertipan hewan ternak di seputaran pusat ibu kota Kabupaten Gayo Lues nyaris tidak pernah dilakukan lagi.

“Kami selaku masyarakat meminta kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda agar memerintahkan Kepala Satpol PP beserta jajaranya untuk menertipkan hewan ternak yang berkeliaran di seputaran kota Blangkejeren, karna kalau begini terus, malulah kita jika datang tamu penting dari luar daerah datang,” pintanya.[Win Porang]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *