,

TMMD Pangkas Anggaran Pembangunan Hingga 50 Persen

BLANGKEJEREN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bisa memangkas anggaran daerah dalam pembangun berbagai infrastuktur. Karena ini kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu diakui oleh Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru. Ia pun akan mengusulkan kembali pekerjaan karya bakti atau imbangan kepada TNI TNI Kodim 0113/Gayo Lues tahun 2019. “Kalau pekerjaan dilakukan TNI dua kali lipat berkurang anggaranya,” katanya saat penutupan kegiatan TMMD di Meunasah desa Tampeng, Rabu, 8 Agustus 2018.

Menurut Amru, jika pekerjaan pembukaan jalan sepanjang 4 km, pembuatan satu unit jembatan, pengobatan masal dan sebagainya, maka anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai Rp 3 miliar lebih, namun pekerjaan yang dilakukan dalam program TMMD hanya hanya menghabiskan anggaran daerah Rp 1,5 miliar ditambah Rp 300 juta dari pemerintah pusat.

“Ini sungguh luar biasa berkurangnya penggunaan anggaran sampai 50 persen. Untuk itu kita akan usulkan kembali di tahun depan agar di Gayo Lues tetap ada TMMD, karya bakti atau imbangan,” jelasnya.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf.Purwanto menyambut baik apa yang diharapkan Bupati Gayo Lues, katanya, TMMD ataupun karya bakti sangat tergantung dengan usulan pemerintah daerah, jika memang diusulkan besar kemungkinan akan dikabulkan. “Kalau TMMD hanya sekali saja dalam satu tahun di masing-masing wilayah, namun jika ada usulan, kita bisa masukan ke program karya bhakti atau imbangan,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *