,

Tim Sarama Temukan Jumlah Suara Lebih Besar Dari Daftar Hadir

BLANGKEJEREN – Tim pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gayo Lues nomor urut Dua Abdul Rasad- Rajab Marwan (Sarama) melaporkan temuan adanya kejanggalan pada Pilkada serentak 15 Februari 2017 lalu.

Tim Sarama melaporkan temuan di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih besar suara yang masuk ketimbang jumlah pemilih yang hadir berdasarkan daftar hadir.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada pasangan Sarama, H Rajudin didampinggi anggota timnya Ramli Syarif, Minggu, 19 Februari 2017 di Blangsere mengatakan, kejangalan itu ditemukanya saat melihat data Mode C7-KWK Halaman 1 di TPS Dua Kute Lintang, Kecamatan Blangjkejeren.

“Ini jelas terjadi kejanggalan, masak lebih besar suara yang masuk ke dalam kotak suara dibandingkan dengan jumlah pemilih yag hadir ke TPS,” katanya sembari menunjukan bukti-bukti yang dimiliki timnya bahwa telah terjadi kejanggalan saat proses pencoblosan berlangsung.

Selain itu, Rajudin dan Ramli Syarif juga mendapat temuan kasus lain pada proses pencoblosan di beberapa TPS, termasuk di TPS Dua Kutelintang dan TPS Tujuh Kota Blangkejeren, dimana dalam satu orang diduga mencoblos kertas suara hingga dua dan tiga kali.

“Ada beberapa nama yang sama, tanggal lahir yang sama, bulan dan tahun yang sama mencoblos di TPS yang sama hingga dua dan tiga kali, inikan sangat rancu, apakah sengaja ditunggangi orang tertentu atau memang semua nama yang sama itu adalah orang kembar, karena kami melihat dari lampiran daftar hadir ini,” ungkapnya.

Kasus-kasus dugaan pelanggaran dan kerancun dalam Pilkada tahun 2017 ini langsung dilaporkan Tim Sarama kepada Pengawas Pemilu (Panwaslu) Minggu 19 Februari untuk ditindak lanjuti serta diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, dan untuk langkah selanjutnya, pihaknya sedang menyusun strategi dan melakukan musyawarah dengan Tim Sarama.

Sementara Ketua Panwaslu Gayo Lues Rhamadan yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan masuk dari tim Sarama terkait proses Pilkada, dan pihak Panwaslu sedang melakukan kros cek terkait kebenaran data-data laporan tersebut supaya bisa mengambil langkah selanjutnya.

“Setelah kebenaran data selesai diproses, kita akan melihat kasus yang dilaporkan ini, apakah larinya ke pidana atau ke administasi, barulah dilakukan musyawarah dengan pihak Gakumdu untuk menentukan langkah selanjutnya,” katanya.[Win Porang]

What do you think?

-1 points
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 100.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *