Tim Pemantau Otsus Siap Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan Perikanan Pusong

0
221

LHOKSEUMAWE – Tim Pemantau Otonomi Khusus Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta siap memperjuangkan pembangunan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan Pelabuhan Perikanan Pusong, Kota Lhokseumawe.

Hal itu ditegaskan Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang juga anggota Tim Pemantau Otsus Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta, H Firmandez, Selasa,11 Desember 2018 menanggapi permintaan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad.

“Apa yang disampaikan Pak Wakil Wali Kota Yusuf Muhammad akan kita sampaikan ke Pemerintah Pusat, ke mitra kerja kami di DPR-Ri, khususnya ke Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan dan Kelautan. Ini akan kita perjuangkan dalam berbagai kesempatan nantinya,” tegas H Firmandez.

Anggota DPR-RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menambahkan, bukan hanya soal Pelabuhan Perikanan dan TPI Pusong saja, tapi berbagai aspirasi dan masukan yang diterima Tim Pemantau Otsus DPR-RI selama melakukan kunjungan pematauan ke Aceh Utara dan Lhokseumawe, akan diteruskan ke pemerintah pusat melalui berbagai pertemuan dan sidang-sidang di DPR-RI.

“Kunjungan kerja Tim Pemantau Otsus ini dalam rangka memantau pelaksanaan Otsus Aceh. Tim akan menyerap aspirasi, melakukan evaluasi, memonitor penggunaan anggaran, serta membahas perkembangan Otsus Aceh, baik tentang kesiapan operasional KEK Arun Lhokseumawe, tentang infrastruktur Pelabuhan Perikanan dan TPI Pusong, maupun tentang infrastruktur lainnya, seperti jalan ke makam pahlawan nasional Cut Meutia. Ini akan kita perjuangkan,” lanjut H Firmandez.

Selain H Firmandez, pertemuan Tim Pemantau Otsus DPR-RI di KEK Arun Lhokseumawe tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Pemantau Otsus Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta Fadli Zon, anggota tim Pemantau Otsus dari Papua Barat Jimmy Demianus Ijie, serta para anggota DPR-RI asa Aceh, Muslim, M Nasir Jamil dan Khaidir Abdurrahman.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here