,

Tim Gabungan Razia SPBU Raklunung

BLANGKEJEREN – Tim yang tergabung dari Polisi, Satpol PP dan Pemkab Gayo Lues, Sabtu, 9 Juni 2018 menggelar razia kesejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pasalnya, sejak beberapa hari terahir ini banyak pengendara yang mengeluh kesulitan mendapatkan BBM dari SPBU.

Kepala Satpol PP dan WH Gayo Lues Khairudin di SPBU Raklunung mengatakan, dari hasil penelusuran pihaknya penyebab masyarakat kesulitan mendapatkan BBM bukanlah akibat kelangkaan BBM, tapi pihak SPBU mengutamakan penjualan kepada agen pengecer.

“BBM normal untuk Gayo Lues, dan memadai sampai lebaran nanti, jadi penyebab banyak kendaraan yang mengantri yaitu tadi, peugas pomnya lebih mengutamakan penjualan kepada agen pengecer, rencana ke depan akan kita kawal bersama,” katanya.

Di SPBU Raklunung kata Kasatpol PP, penjualan BBM jenis pertalite kepada agen pengecer sepertinya melebihi batas kuota, sebab, dalam peraturan yang dibuat Pemda, setiap agen hanya dibolehkan membeli BBM ke SPBU dengan jumlah 600 liter pertalite dan 600 liter solar.

“Posisi sekarang kita belum tahu persis berapa jumlahnya, namun yang kita lihat di atas mobil L300 ini ada enam drum, saya rasa jumlahnya sudah melebihi dari ketentuan, dan pas kita tanyak, pengisian di situnya dibilang rusak dan mobilnya belum diisi BBM,” jelasnya.

Pihak SPBU dan agen pengecer hanya diberi peringatan, jika hal seperti itu terjadi lagi pihak Kepolisian dan Satpol PP akan menindak tegas. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *