,

Tim Gabungan Amankan 4 Kubik Kayu Ilegal di Kluet Timur

TAPAKTUAN – Tim gabungan yang terdiri dari Polisi Hutan (Polhut), Polres Aceh Selatan dan anggota Subden Pom TNI mengamankan empat kubik kayu yang diduga hasil illegal logging di kawasan hutan produksi terbatas Gampong Tanah Munggu dan Pucuk Lembang Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan.

Operasi yang digelar secara mendadak tersebut petugas tidak berhasil membekuk pelaku perambahan hutan, disuga kedatangan petugas terlebih dulu terendus oleh para pelaku, sehingga mereka berhasil melarikan diri ke hutan.

Kasie Perlindungan dan Konservasi Alam UPTD KPH wilayah VI Subulussalam, Syahrial, S.Hut di Tapaktuan, Selasa, 14 Februari 2017 mengungkapkan, temuan puluhan kubik kayu tidak bertuan tersebut didasari laporan masyarakat yang merasa resah melihat sejumlah kayu balok berserakan di dalam kawasan hutan produksi terbatas tepatnya di dalam bekas areal lahan PT Medan Remaja Timber.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) UPTD Wilayah VI Subulussalam, menginstruksikan kami untuk bertindak. Selanjutnya dibentuklah tim gabungan dengan melibatkan jajaran Polres Aceh Selatan, anggota Sub Den POM dan Polhut,” jelasnya.

Saat dilakukan penggerebekan, oknum yang diduga sebagai pemilik bongkahan kayu yang diduga hasil illegal logging tersebut, lari tunggang langgang dan masuk ke hutan belantara. Tim patroli gabungan sudah berusaha mengejar pelaku, namun karena medannya terjal dan mendaki pasukan hilang arah.

Menurut Syahrial, di kawasan hutan produksi terbatas Desa Tanah Munggu dan Pucuk Lembang, Kecamatan Kluet Timur tersebut, masih banyak terdapat kayu-kayu illegal lainnya.

Diduga pelaku pembalakan liar di kawasan itu leluasa menjalankan aksinya dan tanpa ciut terhadap keresahan masyarakat, karena luput dari sasaran patroli atau tidak menjadi fokus target operasi petugas gabungan selama ini.

“Ini salah satu bukti bahwa perang ilegal logging harus lebih maksimal lagi serta membutuhkan energy lebih besar lagi ke depannya. Seharusnya langkah patroli dan operasi perlindungan hutan harus lebih menggeliat lagi untuk menjaga kelestarian hutan dari tangan-jangan jahil,” tegasnya.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *