,

Tiga Orang Terseret Arus di Panton Bili, Satu Meninggal

TAPAKTUAN – Keganasan gelombang laut di perairan laut wilayah Aceh Selatan sejak beberapa bulan terakhir kembali memakan korban jiwa. Kejadian naas ini menimpa tiga orang pengunjung yang sedang menikmati hari makan-makan sebelum datangnya bulan puasa di pesisir laut Desa Panton Bili, Kecamatan Trumon, Minggu, 5 Mei 2015 sekitar pukul 12.00 WIB.

Ketiganya adalah . Raja (30), Damai (36) dan Fardi (30) warga Desa Sigleng, Kecamatan Trumon. Raja dan Damai berhasil diselamatkan oleh pengunjung yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian, sedangkan Fardi hilang diseret arus laut.

Proses pencarian terhadap korban hilang yang dilakukan petugas Satgas SAR Aceh Selatan dibantu masyarakat setempat sejak Minggu sore, 5 Mei 2016 baru membuahkan hasil pada Senin, 6 Mei 2016 sekitar pukul 10.45 WIB.

“Setelah dilakukan proses pencarian selama lebih kurang 18 jam, akhirnya jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi terapung di perairan laut yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi pertama korban terseret arus laut,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri, Senin, 6 Mei 2016.

Menurut Mayfendri, pihaknya menyesalkan kembali terulangnya jatuh korban jiwa masyarakat diperairan laut Aceh Selatan. Pasalnya, kata Mayfendri, demi mencegah kembali bertambahnya jatuh korban jiwa, jauh-jauh hari sebelumnya pihaknya telah menyampaikan seruan dan himbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati perairan laut apalagi untuk mandi-mandi, sebab kondisi cuaca saat ini sedang ekstrem yang ditandai gelombang besar setinggi 3 meter lebih disertai angin kencang.

Mayfendri, mengharapkan kepada masyarakat setempat agar meningkatkan kewaspadaannya saat berada di pinggir pantai, sebab kondisi cuaca sedang musim barat tersebut diperkirakan baru akan berakhir pada akhir bulan Juli mendatang, [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *