,

Tiga Nelayan Pasie Meukek Belum Ditemukan

MEUKEK – Sejak dinyatakan hilang pada Minggu, 27 November 2016 lalu tiga nelayan Pasie Meukek, Kecamatan Meukek, belum ditemukan. Proses pencarian dengan melibatkan enam unit boat nelayan Pasie Meukek sudah dihentikan sejak Kamis, 8 Desember 2016 lalu.
 
“Proses pencarian terhadap tiga awak boat KM Satrian yang hilang diperairan laut Pulau Simeuleu akibat dihantam badai dan gelombang tinggi telah dihentikan sejak Kamis pekan lalu. Tim pencari tidak berhasil menemukan tiga nelayan yang hilang tersebut,” kata Panglima Laot Kabupaten Aceh Selatan, Tgk M Jamil, Senin, 12 Desember 2016.
 
Pihak tim pencari, kata M Jamil, tidak menemukan jejak apapun terkait keberadaan tiga orang nelayan tersebut, meskipun proses penyisiran telah dilakukan mulai dari Pulau Simeulue hingga perairan laut arah Aceh Selatan.
 
Ia menjelaskan bahwa, proses pencarian dengan melibatkan enam boat nelayan Pasie Meukek masing-masing KM Arafah, KM Masta, KM Firah, KM Suami Istri II, KM Seulawah dan KM Jasa Tuna telah dilakukan sejak Jumat, 2 Desember 2016. 
 
Saat pertama dilakukan proses pencarian, kata dia, tim pencari telah melakukan penyisiran di sekitar sejumlah pulau dalam wilayah Simeulue seperti Pulau Penyu, Lewak dan Pulau Seulawar lokasi pertama kali boat KM Satria diduga tenggelam setelah dihantam badai dan gelombang tinggi. Lokasi pulau-pulau kecil tersebut berada lewat dari Pulau Simeulue jika dari arah Aceh Selatan atau sudah dekat dengan wilayah perairan laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
 
“Saat dilakukan penyisiran disekitar pulau-pulau kecil tersebut, tim pencari hanya menemukan sejumlah puing-puing boat KM Satria, seperti kamar monyet, 3 buah fiber, tali jangkar, papan lantai boat, tas, radio, HP dan baju yang diduga kuat milik para nelayan yang hilang tersebut. Namun sejauh ini tim pencari belum berhasil menemukan tiga orang awak boat yang hilang tersebut,” ungkap M Jamil.
 
Setelah hampir satu pekan melakukan penyisiran disekitar pulau-pulau kecil dalam wilayah Simeulue tersebut, selanjutnya tim pencari mengalihkan proses pencarian ke perairan laut sebelum sampai Pulau Simeulue hingga ke arah Aceh Selatan.
 
Dialihkan proses pencarian tersebut, menurut Tgk M Jamil, karena berdasarkan keterangan orang pintar (paranormal) yang diminta bantuannya di Aceh Selatan menyebutkan, tiga orang nelayan tersebut sampai saat ini masih hidup dan keberadaannya di sekitar perairan laut sebelum sampai Pulau Simeulue hingga arah ke perairan laut Aceh Selatan.
 
“Merujuk dari keterangan orang pintar tersebut, kemudian tim pencari melakukan proses pencarian mulai dari perairan laut Pulau Simeulue hingga arah ke perairan laut Kabupaten Aceh Selatan. Namun sayangnya, usaha tersebut juga tidak membuahkan hasil seperti diharapkan. Sehingga akhirnya pada Kamis 8 Desember lalu, tim pencari memutuskan menghentikan proses pencarian dan kembali ke Pasie Meukek,” ujarnya.
 
Pihak keluarga korban bersama masyarakat, kata M Jamil, telah melakukan tahlilan terhadap tiga orang nelayan awak boat KM Satria yang dinyatakan hilang tersebut sejak proses pencarian dihentikan.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *