,

Tiga Hari Tergantung di Pohon, Petani Pala Kritis

TAPAKTUAN – Seorang petani warga Gampong Lhok Mamplam, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Zulkifli Iskandar (39) ditemukan dalam kondisi kritis setelah tergantung di pohon pala di gunung Gampong Meuligo, Kecamatan Sawang, Senin malam, 20 November 2017.

Korban yang sudah tiga hari tergantung di pohon pala, berhasil diselamatkan setelah dilakukan proses pencarian oleh warga setempat dibantu TNI/Polri dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan.

Sebelumnya, korban yang berasal dari Gampong Meuligo, Kecamatan Sawang tersebut diketahui sudah tiga hari menghilang tidak pulang ke rumah istrinya di Gampong Lhok Mamplam. Saat pamit keluar rumah, korban memberitahukan kepada istrinya hendak pergi memanen buah pala di kebun milik keluarganya di Gampong Meuligo.

Karena belum pulang selama 3 hari, lalu istri korban mendatangi ibu korban di Gampong Meuligo untuk menanyakan keberadaan suaminya itu, yang ia tahu sebelumnya minta pamit mau ke kebun pala.

Menindaklanjuti informasi istri korban tersebut, pemuda Gampong Meuligo dibantu personil Polsek dan Koramil Sawang serta personil BPBD Aceh Selatan langsung bergerak melakukan proses pencarian terhadap korban di kawasan pegunungan Gampong Meuligo.

Korban berhasil ditemukan dalam kondisi lemas tidak berdaya dengan kondisi kepala ke bawah dan kaki tergantung di pohon pala, pada Senin malam, 20 November 2017 sekitar pukul 23.00 WIB.

Malam itu juga, korban dievakuasi dari pegunungan gampong setempat ke Puskesmas Sawang. Karena kondisinya sudah kritis, korban langsung dirujuk menggunakan mobil ambulance Puskesmas Sawang ke Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away (RSUD YA) Tapaktuan untuk mendapat penanganan medis secara intensif.

“Korban diperkirakan tidak bisa turun lagi dari pohon pala, karena kakinya sudah patah dan terjepit. Sampai saat ini kondisi korban masih sangat lemah dan belum bisa berbicara, sehingga belum diketahui penyebab sehingga korban tergantung di pohon pala selama 3 hari,” kata seorang warga Gampong Meuligo.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *