,

Tiga Daerah di Aceh Selatan Rawan Bencana

TAPAKTUAN – Menjelang mudik lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan bersama Satlantas Polres setempat melakukan pemetaan kawasan rawan terjadi kecelakaan.

Ada tiga lokasi yang menjadi kawasan rawan bagi pemudik. Lokasi pertama berada di kawasan Gunung Tapaktuan yang tergolong kawasan rawan longsor. Kemudian wilayah Keude Rundeng, Kecamatan Kluet Selatan yang dikategorikan kawasan rawan banjir serta di wilayah depan Kantor Camat hingga di simpang empat Kuta Fajar Kecamatan Kluet Utara yang dikategorikan kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.

Hal itu merupakan kesimpulan rapat persiapan angkutan lebaran serta jaminan keamanan dan keselamatan para pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H, yang berlangsung di Kantor Bupati Aceh Selatan, Selasa, 21 Juni 2016. Rapat yang dipimpin Sekda Aceh Selatan, H Nasjuddin tersebut diikuti pejabat dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, pejabat dari Satlantas Polres, Dinas Kesehatan, Dinas BMCK, Jasa Raharja, RSUD YA Tapaktuan, BPBD, Satgas SAR, PMI serta relawan RAPI.

Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan, Hamzah SH yang dikonfirmasi seusai menghadiri rapat tersebut mengatakan, untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan para pemudik, pihaknya bersama Satlantas Polres mendirikan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan. Selain itu, pihaknya juga telah memasang tanda rambu-rambu lalulintas di titik-titik lokasi kawasan rawan longsor dan rawan banjir serta rawan laka lantas termasuk rawan tumbang pohon kayu di sepanjang ruas jalan nasional Aceh Selatan.

“Untuk Pos Pelayanan terpadu yang melibatkan seluruh unsur akan didirikan di Pos Lantas Tapaktuan. Sedangkan Pos Pengamanan arus mudik akan didirikan di beberapa titik dalam wilayah Aceh Selatan,” kata Hamzah.

Disamping itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan juga telah melayangkan surat kepada pemilik kendaraan umum angkutan lebaran agar sebelum mengangkut penumpang harus terlebih dulu memeriksa kelengkapan surat kendaraan, memeriksa kondisi fisik kendaraan dimaksud, mentaati rambu-rambu lalulintas serta menjaga kebugaran fisik sopir mobil angkutan lebaran tersebut.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *