Tetumpun Longsor, Jalur Blangkejeren-Kutecane Terganggu

0
122

BLANGKEJEREN – Hujan deras yang mengguyur daerah Kabupaten Gayo Lues menyebabkan sebagian jalan lintas nasional mengalami longsor, akibatnya, puluhan kendaraan yang hendak melintas dari Blangkejeren ke Kutecane dan sebaliknya terjebak hingga berjam-jam menunggu hujan reda.

Johari warga Gumpang, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Selasa, 15 Januari 2019 mengatakan, longsor yang terjadi di jalan lintas Blangkejeren-Kutecane bertempat di dusun Tetumpun, Desa Pungke Jaya Putri Betung. Puluhan kendaraan memilih berhenti untuk menghindari tanah turun saat kendaraan melintas.

“Longsor di Tetumpun mulai pukul 19:00 WIB hingga pukul 23:00 WIB pada Senin 14 Januari 2019, selama empat jam itu tidak ada satu kendaraan pun yang melintas, semua pengendara memilih menghentikan kendaraannya lantaran air bercampur tanah sedang turun dari atas gunung itu,” katanya.

Johari yang hendak menuju Blangkejeren mengungkapkan, di daerah Tetumpun sudah berulang kali terjadi longsor, setelah dibersihkan oleh PPK8 atau Projabal selaku penanggung jawab pemeliharaan jalan, tanah gunung kembali turun disertai batang kayu dan batu. Bahkan sebelumnya satu unit alat berat pernah ditempatkan di lokasi tersebut untuk berjaga-jaga ketika longsor terjadi, tetapi sekarang tidak ada lagi.

“Tadi malam sampai pukul 23:00 Wib belum ada alat berat untuk membersihkan tanah longsor Tetumpun, kami berhasil lewat lantaran saat hujan sudah reda, air longsoranya ikut berkurang, sedangkan orang-orang masih banyak yang mengantri saat kami lewat,” jelasnya.

Bagi pengguna jalan yang hendak melintasi jalan Blangkejeren-Kutecane, Johari menyarankan agar selalu waspada untuk menghindari longsor dan kayu tumbang, dan untuk lebih nyaman, pengendara diharapkan menggunakan jalan siang hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here