,

Tensi Darah Naik, PNS Pelaku Mesum Gagal Dicambuk

TAPAKTUAN – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Aceh Selatan bernama Firdaus Bin Alm Muslim gagal dieksekusi hukuman cambuk, Selasa, 12 September 2017 karena berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, tensi darahnya sedang tinggi (naik).

Eksekusi hukuman cambuk terhadap tiga terpidana dalam dua perkara terpisah digelar Kejari Aceh Selatan bersama dinas terkait di Halaman Masjid Darul Ihsan, Gampong Gadang Kasik Putih, Kecamatan Samadua sekitar pukul 14.30 WIB.

Ketiga terpidana tersebut telah dihadirkan oleh pihak Kejari Aceh Selatan ke lokasi eksekusi. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, khusus terhadap Firdaus tidak dapat dieksekusi karena tidak direkomendasikan oleh tim dokter.

Berdasarkan putusan (vonis) Majelis Hakim Mahkamah Syariah Tapaktuan Nomor : 0004/JN/2017/MS.TTN tanggal 22 Mei 2017, Firdaus Bin Alm Muslim, warga Gampong Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan terbukti telah melakukan perbuatan mesum atau berdua-duaan dengan perempuan bukan muhrimnya di tempat sepi sehingga dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 25 kali.

“Karena proses eksekusi cambuk terhadap Firdaus tidak bisa digelar hari ini, maka eksekusinya akan diagendakan lagi pada waktu mendatang setelah kesehatannya benar-benar mendukung,” kata Kasi Pidum Kejari Aceh Selatan, Zainul Arifin.

Informasi dihimpun, Firdaus sebelumnya berstatus sebagai PNS di Kantor Bappeda Aceh Selatan. Namun pasca penangkapan dia saat melakukan perbuatan mesum di sebuah ruangan di belakang Kantor Bappeda, yang bersangkutan dipindahkan ke Kantor Camat Samadua.

Sementara, pasangan Firdaus yang keduanya telah terbukti berbuat mesum di sebuah ruangan belakang Kantor Bappeda, bernama Karmila Tinur Binti Alm Sulaiman, juga warga Gampong Lhok Bengkuang Timur, Tapaktuan selesai menjali hukuman cambuk sebanyak 25 kali pada Selasa siang. Karmila merupakan seorang ibu rumah tangga yang disebut-sebut pernah memiliki suami namun sudah bercerai.

Karmila yang tertunduk lesu saat dieksekusi cambuk di hadapan ratusan warga yang memadati halaman Masjid Darul Ihsan, Samadua, dinyatakan bebas murni setelah berhasil menjalani eksekusi hukuman cambuk sebanyak 25 kali.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *