,

Telkomsel Tolak Bayar Pajak Tower

BLANGKEJEREN – Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Gayo Lues hingga kini belum menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak tower. Pasalnya, pihak Telkomsel menolak membayar dengan alasan terlalu mahal.

Kabid Infokom Dinad Perhubungan dan Komunikasi Gayo Lues, A Saiful Milah, Senin, 23 Mei 2016 mengungkapkan, dari 28 tower (BTS) yang ada di negeri seribu bukit tersebut, hanya Indosat yang sudah membayar.

Saiful menjelaskan, tahun 2013 dan 2014, Telkomsel membayar Rp 7 juta per tower, berdasarkan acuan Kepmen keuangan Tahun 2003 yang wajib dibayar pihak perusahanan telekomunikasi kepada daerah di mana tower dibangun.

Hal itu dikatakan A.Syaipul Milah Kabid Kom Imfo Dinas Perhubungan Kabupaten Gayo Lues Senin (23/5) saat ditanyai tentang PAD Tower di Negeri Seribu Bukit, “keseluruhan Tower ada 28 di Gayo Lues, namun yang belum lunas PADnya hanya dari Telkomsel, kalau dari Indosat sudah lunas semuanya,” katanya.

“Kalau berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi, jumlah pajak tower yang harus dibayar oleh pihak Telkomsel kepada Pemda Gayo Lues mencapai Rp 26 juta per tower, makanya mereka keberatan. Telkomsel mengaku tidak sanggup membayarnya kalau sebesar itu, tapi kita tetap menyurati agar segera dilunasi,” ujarnya.

Perbedaan jumlah biaya dari Kementerian Keuangan dan Mahkamah Konstitusi tersebut ternyata menimbulkan masalah di daerah, sehingga menjadi temuan saat audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Sekarang Telkomsel sedang menunggu Peraturan Gubernur dulu baru mereka membayar,” pungkasnya. [WP]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *