Tarian Perang Baluse Warnai HUT Paguyuban Masyarakat Nias di Banda Aceh

0
166

BANDA ACEH – Paguyuban masyarakat Nias di Aceh membuka kantor sekretariat di kawasan Lamteumen Timur, Kota Banda Aceh. Peresmiannya dilakukan pada HUT ke-3 organisasi Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Aceh, Minggu, 31 Maret 2019.

Saat peresmian, tiga pemuda berpakaian tradisional Nias dengan tombak dan tameng di tangan memainkan tari Baluse, tarian perang khas Pulau Nias, Sumatera Utara. Mereka menyambut kedatangan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

Usai menampilkan atraksinya, tiga pemuda berpakaian tradisional Nias dengan tombak dan tameng di tangan, memandu Aminullah dan rombongan hingga ke kursi VIP. Tari Baluse kerap ditampilkan masyarakat Nias untuk menyambut tamu kehormatan.

“Yaahowu!” Sapa Aminullah dalam bahasa Nias saat naik ke atas pentas yang disambut salam yang sama oleh ratusan hadirin. “Terima kasih atas penyambutan adat yang begitu meriah ini,” ungkapnya.

“Pergelaran adat istiadat dan seni budaya Nias hari ini membuktikan bahwa Banda Aceh adalah kota yang sangat toleran. Sesuai dengan motto masyarakat Nias ‘Bersatu Kita Bisa’, jika sudah bersatu semua bisa kita lakukan untuk kota kita tercinta ini,” ungkapnya lagi.

Kata Aminullah, sejak ratusan tahun yang lalu, Banda Aceh telah dihuni oleh penduduk dengan beragam latar belakang suku dan agama. “Dan hingga kini kita hidup rukun dan damai. Tak pernah ada konflik berbasis SARA di Banda Aceh.”

Dirinya selaku wali kota, sambung Aminullah, akan berada di garda terdepan untuk memastikan situasi kondusif tersebut langgeng di Banda Aceh. “Banda Aceh sangat welcome bagi siapa saja. Yang paling penting saling menghormati dan menghargai antar sesama,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat Nias untuk berada dalam satu barisan bersama pemerintah untuk membangun Banda Aceh. “Selamat hari jadi saya ucapkan kepada HIMNI Aceh. Semoga makin jaya, hebat, dan kompak, serta terus berkontribusi bagi kemajuan Aceh dan Banda Aceh,” pungkasnya.

Ketua DPD HIMNI Aceh Herman Ndraha mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT HIMNI tahun ini, pihaknya menggelar beberapa kegiatan. “Di antaranya donor darah, santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, dan atraksi kebudayaan Nias.”

HIMNI, kata Herman, berkomitmen untuk berperan lebih banyak dalam pembangunan Aceh. “Kami ingin keberadaan HIMNI dapat dirasakan manfaatnya, bukan hanya oleh masyarakat Nias tapi seluruh masyarakat Aceh. Mohon dukungan dari Pak Wali,” pintanya.

Dalam kegiatan itu turut hadir Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Hendra Budiansyah, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik M Rizha, Kepala Badan Kesbangpol T Samsuar, Camat Jaya Baru Saiful Azhar, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sementara delegasi DPC HIMNI Aceh yang hadir antara lain berasal dari Aceh Singkil, Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Tenggara, dan Sabang.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here