,

Tanggul Pengaman Pantai Rusak Dihantam Ombak

TAPAKTUAN – Tanggul pengaman pantai (break water) di belakang Kantor Polsek Kota Tapaktuan, Aceh Selatan rusak akibat dihantam ombak pasang. Padahal proyek tersebut baru selesai dikerjakan tahun 2014.

Ketua LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (Libas), Mayfendri, meminta
mendesak dinas terkait segera melakukan penanggulangan sebelum tanggul penahan ombak tersebut rusak parah dan mengancam keberadaan bangunan lainnya yang berdiri disepanjang pantai tersebut.

“Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) harus segera melakukan upaya penanggulangan, sebelum tanggul tersebut mengalami kerusakan yang lebih parah,” kata Mayfendri di Tapaktuan, Kamis, 26 Mei 2016.

Mayfendi juga mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek yang bernilai miliaran rupiah tersebut. Sebab keberadaan proyek yang selesai dibangun akhir tahun 2014 lalu, belum sampai dua tahun namun anehnya justru sudah ambruk akibat dihantam ombak.

Atas dasar itupula, Mayfendri mempertanyatakan bahan material batu gajah yang digunakan oleh pihak kontraktor pelaksana pembangunan tanggul pengaman pantai di belakang kantor Polsek Tapaktuan tersebut, soalnya jika konstruksi bangunan tanggul itu benar-benar kokoh sangat tidak mungkin sudah ambruk dalam rentang waktu pekerjaan kurang dari dua tahun.

“Jika memang ada potensi penyimpangan atau indikasi korupsi yang merugikan keuangan negara, maka pihak penegak hukum harus mengusutnya, sehingga tidak merugikan masyarakat dan daerah,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas BMCK Aceh Selatan, Ir Bahrum mengaku tanggul pengaman pantai di belakang kantor Polsek kota Tapaktuan tersebut mengalami kerusakan sepanjang beberapa meter. Menurutnya, kerusakan tersebut akibat bencana alam yakni terjangan ombak laut yang mengganas sejak beberapa minggu terakhir. Atas kerusakan itu, dia berjanji segera akan memerintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaikinya kembali.

Dia menjelaskan, tanggul pengaman pantai sepanjang lebih kurang 157 meter itu dibangun pada tahun 2014 lalu. “Kerusakan beberapa meter itu akibat diterjang ombak besar. Saya sudah memerintahkan pihak kontraktornya untuk melakukan perbaikan. Soal anggarannya saya tidak terlalu ingat lagi,” ujarnya. [HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *