Tambang Emas Ilegal Meukek Longsor, Satu Korban Tewas

0
172

TAPAKTUAN – Sukiman (25) warga Desa Lhok Aman, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan meninggal dunia pasca longsornya tambang emas ilegal di kawasan gunung Desa Alue Baro, Kecamatan Meukek, Minggu, 21 April 2019.

Camat Meukek, Ramzil Hadi, Selasa, 23 April 2019 menjelaskan, proses evakuasi jasad korban yang terhimpit batu karang di salah satu lobang yang longsor dengan kedalaman diperkirakan mencapai 100 meter lebih membutuhkan waktu mencapai 24 jam lebih.

Sejak kejadian longsor dilaporkan pada Minggu, 21 April 2019 sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung dilakukan upaya pencarian korban dengan cara digali lobang yang longsor oleh ratusan masyarakat bersama petugas terkait. Korban baru berhasil di evakuasi pada Senin sore, 22 April 2014 sekitar pukul 18.00 WIB.

“Sebenarnya sejak Senin pagi korban telah terlihat oleh tim pencari. Namun belum bisa dievakuasi karena terhimpit batu karang berukuran besar. Batu tersebut harus dipecahkan terlebih dahulu makanya membutuhkan waktu lama,” kata Ramzil Hadi.

korban berada dalam lobang yang longsor tersebut mengumpulkan batu yang mengandung mineral emas bersama rekannya. Saat sedang melakukan pengeboran menggunakan mesin bor, tiba-tiba lobang longsor. Beruntung rekan korban yang belum diketahui berapa jumlahnya berhasil menyelamatkan diri langsung keluar dengan cepat dari lobang, sementara korban tidak berhasil menyelamatkan diri karena langsung terhimpit batu besar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma membenarkan telah terjadi insiden longsor tambang di Desa Alue Baro, Kecamatan Meukek yang mengakibatkan tewasnya salah seorang penambang emas ilegal tersebut.

“Laporan kejadian itu pertama sekali kami terima dari Pos Damkar 02 Meukek. Kami langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat ke lokasi guna membantu proses pencarian korban,” kata Cut Syazalisma.

Ia mengatakan, sejak Minggu hingga Senin pukul 09.00 WIB tim gabungan masih melakukan proses pencarian di lokasi kejadian. Setelah dilakukan penggalian tanah yang longsor, baru sekitar pukul 18.00 WIB korban berhasil ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Lhok Aman.

“Sebelumnya, tim gabungan sempat mengalami kesulitan melakukan proses pencarian korban, karena keberadaan korban dalam lobang yang longsor tersebut cukup dalam. Tapi kesulitan itu berhasil diatasi berkat kerja keras semua pihak yang terlibat termasuk ratusan masyarakat setempat yang bahu-membahu membantu proses pencarian korban,” jelasnya.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here