,

Taman Nasional Gunung Leuser Dipenuhi Ladang Ganja

BLANGKEJEREN – Dewasa ini di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) kerap ditemukan puluhan hektar lading ganja. Kurangnya pengawasan dari Balai TNGL yang berkantor di Medan, Sumatera Utara membuat oknum tertentu membuka lahan ganja.

Hal itu dilaporkan Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen (Pol) Budi Waseso, Senin, 26 Februari 2018 di Blangkejeren, Gayo Lues.

“Selama ini kerap ditemukan berpuluh-puluh hektar tanaman ganja di Gayo Lues, yang kesemuanya berada di kawasan hutan TNGL, tentu kita mempertanyakan kenapa bisa terjadi, ya sudah pasti karena lemahnya pengawasan,” katanya.

Kepada Kepala BNN RI dan perwakilan Kementrian terkait, Amru meminta agar keluhan masyarakat itu disampaikan kepada Presiden RI dan Pejabat yang berwenang, sehingga Balai TNGL yang berkator di Sumatra bisa dipindahkan ke Gayo Lues.

“Kami tidak mengiginkan ada kantor Balai TNGL yang besar di Gayo Lues, tetapi yang kami ingginkan adalah maksimalnya pengawasan terhadap hutan TNGL, sehingga ke depan tidak lagi ditebanggi untuk ditanami ganja,” harapnya.

Amru juga berharap, pihak Balai TNGL bisa selalu mengawasi batas-batas hutan produksi dan TNGL, bukan seperti saat ini yang dibiarkan saja tanpa ada tindakan melakukan pengawasan. “Jika berlanjut seperti sekarang tanpa pemindahan kantor ke Gayo Lues, maka TNGL diambang kehancuran dan akan menjadi mala petaka bagi masyarakat Gayo Lues,” tegas Amru.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN RI Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, permintaan Pemkab Gayo Lues ini akan disampaikanya kepada pihak terkait. Ia berharap pemberantasan narkoba di Gayo Lues harus dilakukan secara bersama-sama.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *