,

Tak Cukup Komputer, Pelajar SMP Antri Ikut Ujian Nasional

TAPAKTUAN – Sebanyak 61 siswa kelas tiga SMPN 2 Tapaktuan yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dimulai Senin hingga Kamis (9-12/5), terpaksa harus mengantri selama berjam-jam di luar ruangan karena ketersediaan komputer terbatas.

Kepala SMPN 2 Tapaktuan, Kusmaniar mengatakan, karena hanya ada 21 unit computer, pihak sekolah terpaksa menyelenggarakan UNBK dalam tiga sesi. “Kondisi seperti ini mengharuskan pelaksanaan ujian untuk satu mata pelajaran berlangsung sejak dari pagi hingga sore hari,” katanya, Senin, 9 Mei 2016.

Sesi pertama berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB yang diikuti sebanyak 21 orang pelajar. Kemudian sesi kedua berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB yang diikuti sebanyak 20 pelajar dan terakhir sesi ketiga berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB yang dikuti sebanyak 20 orang pelajar.

Meskipun jadwal yang telah ditetapkan pelaksanaan ujian sesi pertama berlangsung pukul 07.30 WIB, namun dalam pelaksanaannya terjadi perubahan karena ada kesalahan atau kekeliruan soal yang dikirim oleh panitia UNBK pusat secara online.

Menurutnya, para pelajar yang mengikuti ujian sesi pertama telah sempat menjawab sejumlah soal namun secara tiba-tiba soal tersebut hilang karena telah ditarik kembali, kemudian berselang beberapa saat kemudian kembali dikirim atau diupdate soal yang baru.

“Faktor inilah yang menyebabkan molornya waktu beberapa menit dari jadwal yang telah ditetapkan. Namun setelah soal yang baru diterima, maka pihak panitia bisa menyesuaikan jadwalnya yakni selama 2 jam masing-masing sesi,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi itu, Kepala SMPN 2 Tapaktuan meminta kepada Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan segera memprogramkan penambahan komputer di sekolah tersebut dalam tahun 2016 ini, sebab jika tidak ditambah komputer baru maka pada pelaksanaan UN tahun 2017 mendatang, sekolah tersebut dipastikan tidak bisa lagi menggelar ujian nasional berbasis komputer.

“Sebab jumlah pelajar yang saat ini duduk kelas 2 mencapai 96 orang. Dengan jumlah sebanyak itu tentu saja tidak mungkin mereka menggelar UNBK dengan jumlah komputer hanya sebanyak 21 unit. Sebab sesuai aturan pelaksaan UNBK tidak boleh lebih dari tiga sesi (tahap) karena waktunya tidak mungkin terkejar dalam satu hari,” tegasnya.

Pelaksaan UN tingkat SMP sederajat di Kabupaten Aceh Selatan diikuti sebanyak 4.306 pelajar yang terdiri dari pelajar SMP sebanyak 3.292 orang dan MTs sebanyak 1.014 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Martunis mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat di daerah itu berlangsung lancar dan tertib tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *