,

Tahun Politik Jangan Pengaruhi Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA – Mulai tahun 2018, berbagai agenda politik nasional akan digelar, baik pemilu legisatif, maupun pemilihan presiden. Meski demikian, pembangunan infrastruktur nasional diharapkan tidak dipengaruhi oleh berbagai agenda dalam tahun politik tersebut.

Hal itu disampaikan anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan inftrastruktur dan perhubungan, H Firmandez. Politisi Golkar asal daerah pemilihan (Dapil) Aceh 2 ini berharap berbagai target pembangunan yang sudah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2015 – 2019 harus diselesaikan sesuai target.

“Agenda politik jalan terus, tapi pembangunan juga harus tetap jalan sesuai rencana, jangan dibelokkan untuk tujuan politik. Kesenjangan antar wilayah harus dikurangi melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan,” harap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Golkar Bidang Maritim tersebut.

Selain itu, H Firmandez juga berharap agar pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan upaya konektivitas antar wilayah, baik pembangunan infrastruktur tol laut, preservasi jalan nasional di daerah-daerah, maupun pembangunan jalan tol.

“Selama ini biaya pengangkutan barang dan logistik lainnya tinggi karena infrastrukturnya kurang memadai. Kita berharap dengan adanya percepatan pembangunan infrastruktur, nantinya akan memberi dampak nyata bagi terwujudnya konektivitas antar wilayah, sehingga terwujudnya pemerataan pembangunan dan bangkitnya ekonomi di daerah-daerah,” jelas H Firmandez.[HK]

What do you think?

4 points
Upvote Downvote

Total votes: 4

Upvotes: 4

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *