Tabrakan Beruntun di Tapaktuan, Seorang Pengendara Tersangkut Kabel Listrik

0
323

TAPAKTUAN – Insiden tabrakan beruntun terjadi di jalan dua jalur T. Ben Mahmud depan kantor PMI Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan, Minggu dini hari, 7 April 2019. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian naas ini, namun satu batang tiang reklame tumbang akibat ditabrak oleh dua unit mobil yang terlibat tabrakan beruntun.

Tak hanya itu, satu orang pengendara sepeda motor yang sedang melintas dikabarkan juga terjatuh karena lehernya tersangkut kabel listrik yang putus akibat tertimpa papan reklame yang ambruk tersebut.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST yang dikonfirmasi melalui Kasatlantas AKP Wiet Dasmara, Minggu siang, 7 April 2019 mengungkapkan, lakalantas yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dinihari tersebut, berawal dari truk pengangkut sepeda motor Nopol BK 9672 CP yang melaju kencang hendak kembali ke Medan, Sumatera Utara setelah mengantar puluhan sepeda motor baru di Kota Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Ketika hendak memasuki ruas jalan dua jalur tepat di depan kantor PMI Desa Lhok Keutapang, tiba-tiba mobil truk tersebut langsung menabrak median jalan dan tiang reklame di tengah-tengahnya, hingga mengakibatkan tiang reklame tersebut tumbang ke tengah-tengah badan jalan.

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, kejadian lakalantas truk pengangkut sepeda motor tersebut menabrak tiang reklame dan median jalan diduga disebabkan karena sopir mobil bernama Rukidi (35) dalam kondisi mengantuk.

Tak disangka, ternyata di belakang truk itu juga melaju kencang mobil minibus Avanza milik PLN Rayon Tapaktuan Nopol BL 557 JN dari arah Kecamatan Samadua hendak pulang ke kantornya di Kota Tapaktuan. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, mobil Avanza tersebut hilang kendali sehingga terjadi tabrakan beruntun.

“Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiang reklame roboh dan bagian depan mobil truk termasuk bagian kepala (kap) mobil Avanza rusak. Khusus mobil Avanza tersebut mengalami kerusakan pada bagian mesin yaitu kepala mobil peyok (rusak berat ),” kata AKP Wiet Dasmara.

Petugas Satlantas yang telah berada di lokasi bersama masyarakat setempat segera melarikan sopir mobil truk bersama kernetnya yang mengalami luka-luka ke RSUD Yulidin Away Tapaktuan untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan medis. Sedangkan sopir mobil Avanza dinyatakan dalam kondisi baik-baik saja sehingga langsung kembali ke rumahnya.

“Kedua unit mobil yang terlibat tabrakan beruntun tersebut telah diamankan di Gardu Lantas Aceh Selatan untuk proses lebih lanjut. Sedangkan tiang reklame yang roboh tersebut telah dibersihkan dari tengah-tengah badan jalan sehingga tidak mengganggu lagi lalu lintas di jalan dua jalur yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) tersebut,” pungkas AKP Wiet Dasmara.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here