,

Sungai Kering, Dua PLTMH di Gayo Lues Padam

BLANGKEJEREN – Dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Gayo Lues terpaksa dipadamkan oleh petugas. Pasalnya, kemarau yang melanda negeri seribu bukit tersebut menyebabkan debit air menyusut dan sebagian mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Gayo Lues, Rasidin Porang, Rabu, 26 Oktober 2016 mengatakan, kedua unit PLTMH yang mengalami gangguan akibat air sungai menyusut adalah PLTMH Aih Selah Kecamatan Pantan Cuaca dan PLTMH Badak Uken Kecamatan Dabun Gelang.

“Dari 16 unit PLTMH yang ada di Gayo Lues, hanya kedua PLTMH itu yang mati, sedangkan selebihnya berjalan normal dan bisa meneranggi perumahan penduduk, kalau dua unit PLMH itu tidak mencukupi lagi debit airnya,” katanya.

Dari jumlah 16 unit PLTMH tersebut, tiga unit diantaranya arus listrik yang dihasilkan dijual kepada pihak PLN, seperti PLTMH Rerebe Kecamatan Tripe Jaya, PLTMH Aih Selah Kecamatan Pantan Cuaca, dan PTMH Marpunge Kecamatan Putri Betung yang sebagian listrik yang dihasilkannya dijual kepada warga Aceh Tenggara. Selebihnya masih dikelola masyarakat secara swadaya dengan hasil iuran untuk gaji operator dan biaya perbaikan peralatan.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gayo Lues dari hasil penjualan KWH ini kepihak PLN mencapai Rp 220 juta, itupun jauh menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 700 juta per tahun, hal ini disebabkan karena penjualan menurun dari Rp 780 per KWH menjadi Rp 430 per KWH,” jelasnya.

Dengan adanya pembangkit listrik tenaga air itu, Rasidin Porang mengatakan sekitar 3.000 rumah warga Kabupaten Gayo Lues yang tersebar di 11 kecamatan sudah dialiri listrik. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *