Sultan Selangor Akan Pugar Makam Raja Muda Nala di Banda Aceh

0
821

BANDA ACEH – Sultan Selangor berencana akan memugar makam Raja Muda Nala, keturunan Negeri Selangor di Banda Aceh. Tim akan dikirim untuk meneliti makam yang terletak di belakang Gedung AAC Dayan Dawod, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh.

Raja Muda Nala asal Selangor mangkat di Aceh saat membantu Aceh berperang dengan Portugis. “Kami juga sedang memastikan kebenaran makam ini. Kalau benar ini makam Raja Muda Nala, rencananya Raja Selangor akan datang kesini,” ungkap Ketua Pegawai Eksekutif Perbadanan Adat Melayu dan Warisan Negeri Selangor, Dato’ Paiman Bin Keromo dalam pertemuan dengan Wali Kota Banda Aceh di Balai Kota Banda Aceh, Selasa, 29 Januari 2019.

Dalam pertemuan itu pihak Negeri Selangor dan Pemko Banda Aceh juga membahas kemungkinan kerjasama sister city. Dato’ Paiman Bin Keromo mengatakan, Aceh dan Selangor telah memiliki hubungan sejak tahun 1600-an. Aceh dan Selangor pernah saling membantu saat melawan penjajah.

Sultan Iskandar Muda pernah membantu meriam saat Selangor berperang melawan Belanda. Sebaliknya, Raja Selangor juga pernah mengirimkan bantuan putra terbaik, Raja Muda Nala ke Aceh untuk membantu Aceh berperang melawan penjajahan Portugis. Sekitar tahun 1795, Raja Muda dari Negeri Jiran tersebut mangkat di bumi Aceh dan dimakamkan di Aceh.

Sementara itu Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengungkapkan kebanggaan atas kunjungan delegasi Selangor ke Banda Aceh. Aminullah berharap, pertemuan ini menjadi awal yang bagus dalam rangka membangun kerja sama serta memperkuat ukhuwah antara masyarakat Banda Aceh dan Kerajaan Selangor.

Sementara terkait pemukaram makam tersebut, Aminullah mengatakan perlu ada rekomendasi dari tim Cagar Budaya Aceh sebagai langkah pertama. Kemudian perlu dikaji undang undang yang dibolehkan untuk pemugaran makam tersebut. “Kita juga ingin meminta desainnya, kita harap bisa menjadi destinasi wisata baru yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” jelasnya.

Aminullah juga mengatakan sebaiknya pemugaran ini dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman seperti MoU yang kemudian diikuti dengan kerjasama antara Banda Aceh dan Selangor dalam bidang pariwisata dan bidang bidang lainnya.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here